• This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.
  • 62 986 2210832 (telp & fax)

Teknologi Perbenihan Pala

Proses menumbuhkan biji pala, tidak semudah membenihkan tanaman perkebunan lainnya seperti Kakao ataupun kopi. Biji pala membutuhkan masa perkecambahan benih yang cukup lama, bisa mencapai 6 bulan. Hal ini karena cangkang biji cukup keras, sehingga membutuhkan waktu yang lama bagi bakal kecambah untuk menembus diding cangkang pala.

Jika tidak diberi perlakukan sama sekali pada biji, maka tentunya akan membutuhkan waktu yang lama. Dan ini sangat mempengaruhi waktu dan biaya pemeliharaan perbenihan di lapangan. Berbagai perlakuan mekanis telah dicobakan, yaitu dengan mengikis sisi ujung biji menggunakan pisau, dan kertas amplas. 

Berdasarkan hasil penelitian terhadap pala Banda, masa dormansi dapat dipatahkan dengan penggunaan hormon perangsang tumbuh, seperti giberelin. Namun kajian ini lebih menekan pada perlakuan mekanis, semaksimal mungkin menghindari penggunaan bahan kimia. Karena adanya pengembangan Pala Organik di Kabupaten Fakfak.

Hasil pengamatan kecepatan tumbuh biji pala sejak disemai berdasarkan perlakuan guratan pada cangkang biji pala diperlihatkan pada Tabel 1. Perlakuan mekanis guratan sebanyak tiga kali memberikan hasil yang lebih baik. Biji pala sudah berkecambah pada umur 60 hari setelah tanam (HST) (Tabel 1). Di mana pada umur 60 HST sudah muncul bakal batang sekitar 5 cm di atas permukaan media tanam (Gambar 3). Sementara perlakuan tanpa guratan (P0) belum mengeluarkan tunas. Sedangkan guratan sebanyak 4 kali tidak tumbuh, sebagian busuk karena lebih banyak menyerap air. Kulit cangkang hasil guratan terlampau tipis, sehingga lebih banyak menyerap air dan terjadi pembusukan pada bakal kecambah.

Tabel 1. Pertumbuhan kecambah benih Pala pada umur 60 hari dengan perlakuan mekanis

Perlakuan

 

Ulangan

 

Rata-rata Jumlah benih yang

 

I

II

III

tumbuh (60 Hari)*)

P0

0

0

0

0,0

P1

3

4

2

3,0

P2

4

6

5

5,0

P3

9

9

10

9,3

P4

2

3

2

2,3

Jumlah Umum

 

 

 

19,33

Rataan Umum

 

 

 

3,87