Pengaruh Tingkat Energi Terhadap Penampilan Tikus Putih

 Print 

Telah dilakukan penelitian yang bertujuan untuk mengetahui Pengaruh tingkat energi terhadap penampilan, clan efisiensi pakan tikus.

Penelitian ini menggunakan tikus Putih (Rattus norvegicus) berumur 28 hari, sebanyak 16 ekor yang terdiri dari 8 ekor jantan clan 8 ekor betina. Kandang atau kotak yang digunakan adalah baki plastik berukuran 39 cm x 42 cm x 15 cm, dengan penutup kawat ram, clan dilengkapi tempat pakan dan tempat minum. Bahan pakan yang digunakan dalam pembttatan ransum adalah jagung, dedak, bungkil kedelei, tepung ikan, minyak goring, kapur dan premix. Perlakuan pakan yang diberikan terdiri dari ransum berenergi tinggi untuk tiktts betina clan jantan (RBB clan RAJ) clan berenergi rendah untuk tikus betina dan jantan (RAB dan RAJ). Hasil penelitian menunjukkan bahwa rataan bobot badan akhir ransum energi tin;gi tikus betina (195,5 gram) nyata berbeda (P<0,05) jika dibandingkan den-an ransum berenergi rendah (177,5 gram), demikian juga rataan bobot badan akhir tikus jantan ransum berenergi tinggi (243,5 gram) nyata berbeda (P<0,05) dari ransum berenergi rendah (204,5 gram). Konsumsi ransum Berenergi rendah lebih banyak dibanding ransum energi berenergi tinggi. Konversi ransum RAB dan RAJ (3,4 dan 3,0) nyata berbeda (P<0,05) dibanding perlakuan (RBB clan RAJ) masing-masing (2,6 dan 2,2).

Hary T. Uhi 1) , I. Wahyuni 2), G. Joseph 3) dan A. Parakkasi 4)
1)Balai Pengkajian Teknologi Pertanian Papua Barat 2), Universitas Samratulangi, Fakultas Peternakan, Manado 3), Jurusan Peternakan Fakultas Pertanian Universitas Pattimurra, Ambon 4), Fakultas Peternakan Institut Pertanian Bogor

Kata Kunci : energi, ransum, penampilan, tikus putih
informasi selengkapnya hub: This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.