• This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.
  • 62 986 2210832 (telp & fax)

BPTP Papua Barat

  • Bhayangkari Polda PB Beri Respon Positif Saat Ikuti Bimtek Online

    Bimbingan Teknologi (Bimtek) dengan tema "Ketahanan Pangan dan Menjaga Kelestarian Sungai" dalam rangka Hari Kesatuan Gerak Bhayangkari ke 68 Polda Papua Barat dilaksanakan secara online melalui kanal Zoom Meeting pada Selasa (21/07/2020).

    Acara ini dipimpin langsung oleh Ibu Ketua Bhayangkari Polda Papua Barat, Ibu Martha Tornagogo Sihombing dan dihadiri oleh 93 peserta pengurus cabang dan perwakilan seksi sosial budaya setiap cabang Bhayangkari. Dalam acara ini yang bertindak sebagai narasumber adalah peneliti muda BPTP Papua Barat, Dr. Aser Rouw, SP, M.Si dan penyuluh BPTP Papua Barat, Galih Wahyu Hidayat, SP.

    Dalam sambutannya, Ibu Marta menyampaikan bahwa setiap anggota Bhayangkari wajib berkontribusi dalam ketahapan pangan dan memelihara kebutuhan gizi keluarga serta turut menjaga kebersihan daerah aliran sungan dan lingkungan sekitar dengan mengelola sampah dengan baik. Materi yang disampaikan dalam kegiatan agar dapat disampaikan kepada anggota di tingkat kabupaten.

    Materi yang disampaikan oleh narasumber diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan dan menggugah kesadaran anggota Bhayangkari tentang upaya yang dilakukan dalam menjaga ketahanan pangan dan pemenuhan gizi keluarga. Bahyangkari juga dapat berperan aktif untuk menjaga kebersihan daerah aliran sungai dengan tidak membuang limbah ataupun sampah yang berbahaya secara sembarangan ke sungai.

    Bhayangkari juga diharapkan menjadi agen perubahan dengan mengkampanyekan 3M yaitu (Mengurangi, Menggunakan Kembali dan Mendaur Ulang) sampah yang dihasilkan oleh rumah tangga masing-masing. Setiap anggota Bhayangkari harus bisa menjadi teladan bagi keluarga, lingkungan dan masyarakat dalam mengelola sampah. Melalui media zoom online ini peserta juga memberikan respon dengan pertanyaan atau diskusi tetang tema yang disampaikan.

    Penulis: Galih Wahyu Hidayat, SP

    READ MORE
  • Tanam Perdana Pembangunan Taman Agrowisata Polda Papua Barat

    Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP) Papua Barat bersinergi dengan Kepolisian Daerah (Polda) Papua Barat melaksanakan acara tanam perdana pembangunan Taman Agrowisata Kepolisian Daerah (Polda) Papua Barat Dalam rangka menyambut Hari Kesatuan Gerak Bhayangkari ke-68, kemarin (21/07/2020).

    Kegiatan tersebut dihadiri oleh Ketua dan Wakil Ketua Bhayangkari daerah Papua Barat , Kepala Kepolisian Daerah Inspektur Jenderal (Irjen) Polisi Dr. Tornagogo Sihombing,S.I.K.,M.S , Wakapolda Papua Barat Irjen. Pol. Drs. Pietrus Waine, S.H., M.Hum,  para peserta dari Polda Papua Barat dan tamu undangan serta Perwakilan dari Peneliti dan Penyuluh BPTP Papua Barat.

    Acara ini dibuka dengan sambutan oleh Ibu Martha Tornagogo Sihombing selaku ketua Bhayangkari daerah Papua Barat, ia mengatakan sangat mengapresiasi Pihak BPTP Papua Barat dalam upaya melakukan implementasi desain taman agrowisata Polda Papua Barat dan mengharapkan agar pihak BPTP dapat terus mendampingi selama proses berlangsungnya perancangan taman agrowisata ini.

    Kasie Kerja Sama dan Pelayanan Pengkajian BPTP Papua Barat Dr. Aser Rouw SP M.Si mengatakan bahwa masalah urusan ketahanan pangan merupakan tanggung jawab seluruh komponen bangsa, salah satunya adalah ketersedianya tanaman lokal disetiap daerah,  Maka dari itu BPTP Papua Barat sangat mendukung kegiatan yang dilakukan oleh Polda Bhayangkari dalam menggalakan kegiatan menanam tanaman lokal asli Papua. Disampaikan juga bahwa dalam merancang  konsep agrowisata tersebut sudah mempertimbangkan berbagai faktor antara lain ekonomi, edukasi, dan estetika. Maka dari  itu pihak BPTP dipastikan akan terus mendukung dan mendampingi bahkan sampai ke para petani.

    Acara dilanjutnkan dengan penyerahan benih tanaman asli Papua secara simbolis dari BPTP Papua Barat kepada perwakilan polda Bhayangkari, kegiatan tanam perdana ini dipimpin oleh Dr. Ir. Amisnaipa, M.Si dan Ketua Bhayangkari. Tanaman yang akan ditanam merupakan beragam tanaman lokal asli Papua, ada juga beberapa tanaman lain yaitu semangka, terong, kangkung, cabai rawit, ubi jalar, pepaya merah delima, matoa dan sukun.

    Penulis: Steven Witman, AMd

    READ MORE