• This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.
  • 62 986 2210832 (telp & fax)

BPTP Papua Barat

  • Bantuan Benih Padi Sawah untuk Petani

    Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP) Papua Barat memberikan bantuan benih sumber padi sawah. Kepala Balai, Ir. Demas Wamaer, MP dan beberapa staf peneliti-penyuluh terjun langsung ke lapang untuk memberikan bantuan benih tersebut di Satuan Pemukiman (SP) wilayah Kabupaten Manokwari.

    Beberapa varietas benih meliputi Inpari 30, Inpari 32, Inpari 42 dan Inpari 44. Total benih yang didistribusikan sebanyak 200 kg. Distribusi benih diberikan kepada petani penangkar di SP-1 Prafi, SP-2, SP-4 dan SP-10 Sidey. Bantuan benih berasal dari DIPA TA 2020 BPTP Papua Barat, yang rencananya akan dipakai untuk perbanyakan benih sumber padi sawah untuk tahun anggaran 2020, namun kegiatan tersebut dibatalkan/dihilangkan karena terkena refokusing APBN terkait penanganan dampak Pandemi Covid – 19 yang dikategorikan sebagai bencana nasional.

    Pemberian benih sumber padi bersertifikat dari Balai Besar Padi ini diharapkan dapat menjadi pilihan petani dalam memperoleh benih bersertifikat yang dapat memperbaiki produksi padi dan mendukung peningkatan produksi beras untuk kabupaten Manokwari dan kabupaten sekitarnya. Manokwari memiliki luas lahan sawah eksisting sebanyak 2,526 ha (47%) dari total luas lahan sawah eksis di Papua Barat seluas 5,325 ha.

    READ MORE
  • Benih Pala Bersertifikat untuk Petani Fakfak

    Sebanyak 20.000 benih pala bersertifikat diserahkan kepada petani pala Kabupaten Fakfak. Penyerahan secara simbolis dilakukan oleh BPTP Papua Barat, yang diwakili oleh Dr. Aser Rouw, SP, M.Si kepada Kepala Dinas Perkebunan Kabupaten Fakfak, Ir. Abdul Rahim Patamasya, MSi yang disaksikan oleh Asisten II Kabupaten Fakfak, Charles Kambu, S.Sos, MSi. bertempat di Kampung Wrikapal Distrik Pariwari Kabupaten Fakfak (18/09/2019.

    READ MORE
  • Distribusi Benih Sukun Iriana Kepada Masyarakat

    Kegiatan perbenihan merupakan salah satu kegiatan strategis BPTP Papua Barat pada dua tahun terakhir ini. Pada tahun 2018 dan 2019 BPTP Papua Barat memiliki beberapa perbenihan antara lain perbenihan tanaman perkebunan dan tanaman hortikultura. Tujuan kegiatan perbenihan adalah untuk menghasilkan benih bermutu dan bersertifikat serta memiliki beberapa keunggulan untuk dibudidaya atau dikembangkan oleh petani. Salah satu benih hortikultura yang diproduksi BPTP yaitu benih sukun. Benih sukun yang diproduksi adalah benih sukun Iriana yang asal benihnya dari setek akar.

    READ MORE
  • Temu Teknis dan Distribusi Benih Padi Sawah untuk Petani

    BPTP Papua barat mendistribusikan lebih dari 5 ton benih padi sawah bersertifikat kepada petani yang terbagi pada tiga distrik di Manokwari. Proses sertifikasi sejalan dengan proses produksi gabah calon benih sampai dengan terbitnya hasil uji laboratorium dan sertifikat benih pada minggu ke-2 November 2021 dengan benih tersertifikasi sebanyak 5,8 ton, masing-masing 2,4 untuk varietas Mekongga, 2,4 ton untuk varietas Inpari 42, dan 1 ton untuk varietas Cigeulis. Dengan keluarnya sertifikat benih, maka benih yang dihasilkan sudah memenuhi syarat untuk didistribusi kepada petani padi sawah yang membutuhkan. Oleh karena itu dilaksanakan kegiatan temu teknis perbenihan untuk menginventarisasi jumlah petani dan jumlah kebutuhan benihnya.

    Penyerahan benih padi dilakukan bersamaan dengan kegiatan Temu Teknis Perbenihan Padi Sawah yang diselenggarakan di Gedung Kesenian SP 1 (Prafi Mulya) pada Kamis (11/11/2021). Kegiatan tersebut dihadiri oleh 47 peserta, yang meliputi Kepala BPTP Papua Barat, Kepala Laboratorium Pengujian/Analisis Mutu Benih BPSB-TPH Provinsi Papua Barat. Kepala BPP Distrik Prafi, Kepala BPP Distrik Masni, PPL Distrik Prafi, Masni, dan Sidey beserta petani-petani padi sawah dari ketiga Distrik tersebut.

    Benih tersebut mampu mencukupi luas lahan sekitar 232 hektar. Adapun rinciannya adalah sebagai berikut : Pertama, Distrik Prafi mendapat benih sebanyak 2.080 kg, terdiri dari 840 kg varietas Mekongga, 840 kg varietas Inpari 42 dan 400 kg varietas Cigeulis. Kedua, Distrik Masni memperoleh benih sebanyak 1.620 kg, terdiri dari 740 kg varietas Mekongga, 760 kg varietas Inpari 42 dan 320 kg varietas Cigeulis. Ketiga, Distrik Sidey memperoleh benih sebanyak 1.900 kg, terdiri dari 800 kg varietas Mekongga, 820 varietas Inpari 42 dan 320 varietas Cigeulis. 

    Untuk memberikan pengetahuan dan keterampilan kepada petani, hadir dalam Temu Teknis tersebut narasumber dari Balai Pengawasan dan Sertifikasi Benih Tanaman Pangan dan Hortikultura (BPSB TPH) Provinsi Papua Barat Victor Patabang. Sedangkan materi yang disampaikan adalah Prosedur Perbenihan Padi. 

    Benih tersebut merupakan hasil kegiatan Produksi Benih Sumber Padi yang dilakukan BPTP Papua Barat TA. 2021 dan sudah memenuhi syarat untuk didistribusi kepada petani yang membutuhkan. Selain bertujuan untuk memperbanyak benih padi, tujuan lainnya adalah agar inovasi benih padi dapat lebih cepat sampai kepada petani. 

    Dengan menggunakan benih padi ini diharapkan kendala kesulitan petani untuk mendapatkan benih padi dapat diatasi dan dapat meningkatkan produksi sehingga akan dapat meningkatkan kesejahteraan petani.

    READ MORE