• This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.
  • 62 986 2210832 (telp & fax)

BPTP Papua Barat

  • Panen Bersama Mendukung Upsus Pajale

    Puji dan syukur kepada Tuhan Yang Maha Kuasa karena atas rahmat dan kasihnya sehingga pada hari Senin tanggal 4 Februari 2019 bertempat di Kampung Handuk para petani bersama pemerintah dapat melangsungkan kegiatan panen bersama. Acara panen ini merupakan kelanjutan dari kegiatan kaji terap padi ladang BPTP Papua Barat. 

    READ MORE
  • Pendampingan dan Demplot Padi Produk Badan Litbang

    Ditengah himbauan pemerintah dalam menghambat penyebaran wabah COVID-19/ virus corona akan tetapi pelaksanaan pendampingan dan demplot padi varietas dari Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian (Balitbangtan) tetap dilakukan di Distrik Bomberay Kabupaten Fakfak pada (25/03/2020).

    Penyuluh Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP) Papua Barat, Sostenes Konyep, SP melakukan pendampingan kepada beberapa petani yang ada diwilayah Bomberay tersebut. Perjalanan yang ditempuh dari Kabupaten Fakfak ke lokasi sekitar 5 jam.

    Kehadiran kami sangat disambut hangat oleh beberapa petani. Setelah berjumpa dan melakukan penjelasan terkait kegiatan; kami melihat persiapan lahan dan pembuatan pagar yang dilakukan untuk melindungi tanaman dari ternak sapi yang akan merusak tanaman. Pembicaraan kemudian berlanjut dirumah salah satu petani untuk menjelaskan cara tanam padi amfibi Balitbangtan, jarak tanam system legowo 2:1 dengan jarak 40:20:12, sistem tanam yang kami anjurkan adalah tanam pindah dan pengolahan tanah sempurna menggunakan alsintan.

    Pada kesempatan itu dilakukan juga penyerahan benih padi amfibi Balitbangtan sebanyak 19 Kg terdiri dari inpago 10, inpago 11, inpago 12 dan towuti.
    Para petani mengucapkan terima kasih karena mendapat kunjungan dari kami, sertai benih yang kami serahkan. Harapan kami benih tersebut dapat berkembang di Bomberay untuk memenuhi kebutuhan benih tanaman padi di Bomberay dan Fak-Fak pada umumnya.

     

    READ MORE