• This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.
  • 62 986 2210832 (telp & fax)

BPTP Papua Barat

  • BPTP Sukses Gelar Workshop Penyuluh Pertanian

    Workshop “Peningkatan Kapasitas Penyuluh Pertanian di Era 4.0” dalam mendudukung gebyar perbenihan nasional ke VII sukses diselenggarakan oleh Tim dari Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP) Papua Barat pada Selasa (20/10/2019) di Aimas Convention Center Kabupaten Sorong.

    Kegiatan tersebut dihadiri oleh Kepala Dinas Tanaman Pangan Hortikultura dan Perkebunan Provinsi Papua Barat, Dr. Yacob Fonataba, M.Si, Tim kegiatan workshop dari BPTP Papua Barat dan lebih dari 40 penyuluh pertanian yang berasal dari Kota Sorong, Kabupaten Sorong, Kabupaten Sorong Selatan, Kabupaten Tambrauw, Kabupaten Maybrat dan Kabupaten Raja Ampat.

    READ MORE
  • Focus Group Discussion LTT PAJALE Kabupaten Sorong

    Pada 14 Agustus 2018 lalu di Kantor Kebun Percobaan Sorong Balai Pengkajian Teknologi Ppertanian Papua Barat telah dilaksanakan Focus Group Discussion (FGD) dalam upaya memverifikasi data Luas Tambah Tanam (LTT) Kabupaten Sorong. Peserta yang hadir diantaranya adalah Kepala Dinas Pertanian Kabupaten, Kepala Bidang Tanaman Pangan Dinas Pertanian Kabupeten Sorong, Perwakilan Kodim 1704/ Babinsa, Kepala BPP, Penyuluh yang mebidangi di masing masing wilayahnya dan Para Petani yang kurang lebih berjumlah 56 Orang.

    Kepala BPTP Papua Barat dalam sambutannya berharap dengan diadakan kegiatan FGD ini dapat dibahas dan memperoleh data yang valid dalam  upaya-upaya untuk mencapai target LTT. Data tersebut nantinya diharapkan dapat berguna dalam program percepatan waktu tanam periode Tahun 2018 ini. Sebagai penanggung jawab program Upsus di Papua Barat, Ir. Demas Wamaer, MP memaparkan kendala yang sring terjadi dalam pendataan yang berbeda antara Data Pusat dan Daerah. Sehingga perlu dilakukan pendataan langsung atau turun lapangan untuk mendapat sumber data yang tepat. 

    Dalam Kegiatan FGD ini dilakukan diskusi dengan pemaparan perkembangan UPSUS Pajale oleh Dinas Pertanian Kabupaten Sorong, Babinsa serta BPP dan Penyuluh wilayah Salawati, Klamono, Mariat, Salawati, Manyamuk, Moseigen dan Makbon tentang perkembangan LTT. Selain itu juga dibahas tentang kendala-kendala yang dihadapi di lapangan, potensi lahan untuk penambahan LTT, permintaan pendampingan teknologi dari BPTP Papua Barat, serta distribusi bantuan saprodi di tiap wilayah.

     

    READ MORE
  • Rapat Koordinasi dan Evaluasi Program UPSUS Pajale dan LTT

    Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP) Papua Barat mengadakan kegiatan Rapat Koordinasi dan Evaluasi Program UPSUS Pajale dan LTT se-Provinsi Papua Barat Triwulan 1 Tahun 2019 pada Kamis hingga Jumat (28-29/03/2019) di Belagri Convention & Hotel Kota Sorong, Papua Barat.

    Kegiatan yang diselenggarakan selama 2 hari diikuti oleh 36 peserta yang terdiri dari Instansi Pertanian se-Kabupeten, Badan Pusat Statistik (BPS) se-Kabupaten, Kodim 1801 Manokwari dan Kodim 1802 Kabupaten Sorong serta Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan Provinsi Papua Barat, Yoppi Fonataba dan Kasie Bidang Produksi, Catherine Penturt, SP. Selain itu tamu undangan berasal juga dari Politeknik Pembangunan Pertanian Manokwari yang diwakili oleh Yohanis Makabori dan Kepala Stasiun Karantina Pertanian Kelas 1 Sorong Bapak Drh. I Wayan Kartanegara, Stasiun Karantina Pertanian Kelas 2 Manokwari serta BPS Provinsi Papua Barat.

    Dalam arahannya, Kepala BPTP Papua Barat. Ir. Demas Wamaer, M.P menyampaikan bahwa Pelaksanaan kegiatan Rakor dan Evaluasi UPSUS merupakan tindak lanjut dari hasil pertemuan tahun sebelumnya. Dengan adanya pertemuan ini kiranya output yang direncanakan berupa pendataan Baku Luas Tambah Tanam dan Hasil Produksi Padi, Jagung dan Kedelai dapat tercapai dari peserta yang kami undang dan berperan aktif dalam pendataan tersebut.

    Sehingga, agar data-data tersinkronisasi antara pihak pihak terkait yang telah diberikan kewenangan, BPTP Papua Barat sendiri bertugas sebagai Penanggungjawab UPSUS untuk Wilayah Papua Barat akan melakukan pendampingan dan supervisi dalam meningkatkan hasil Produksi Pertanian di wilayah tersebut. Selanjutnya Kepala BPTP Papua Barat meminta Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebuanan, Yoppy Fonataba untuk memberikan Sambutan dan sekaligus membuka acara Rapat Koordinasi tersebut.

    Dalam sambutannya, Yoppy Fonataba mengucapkan terima kasih terhadap BPTP Papua Barat yang telah berperan aktif dalam tugas yang telah diembankan oleh Kementerian Pertanian Republik Indonesia. Sehingga perlu adanya mekanisme pelaporan terhadap luas tambah tanam dimulai dari bawah ke atas, yaitu mulai dari PPL/KCP/Mantri Tani, Kabid Kabupaten  yang membidangi kegiatan tersebut yang selanjutnya disahkan oleh Kepala UPTD Pertanian baik tingkat Kabupaten dan Provinsi harus melaporkan perkembangan ke penanggung jawab wilayah yang datanya untuk dapat diteruskan ke PJ  provinsi yaitu Dinas TPHP Provinsi Papua Barat dan BPTP Papua Barat dan dimana data tersebut akan di sinkronkan bersama BPS.

    Dengan adanya keterkaitan integrasi antara Pemerintah yang menanggani Pertanian dengan TNI yang berguna untuk memotivasi petani dalam kegiatan usaha tani yang akhirnya akan menjadi indikator keberhasilan  kinerja Dinas Pertanian. Begitupun pada BPS sebagai katalisator pendataan statistik kegiatan  pertanian sebagai dasar pengambilan kebijakan. Diharapkan dengan data yang ada setiap harinya data tersebut langsung terlapor kepada Menteri Pertanian Republik Indonesia sebagai laporan Ke Presiden.

    Materi Rapat Koordinasi disampaikan oleh 6 (Enam) orang narasumber yaitu 1). Kepala BPTP Papua Barat 2). Yoppy Fonataba dari Dinas TPHP Provinsi Papua Barat, 3). Subiadi, SP, M.Si. dari BPTP Papua Barat, 4) Catherine Penturt (Dinas TPHP Papua Barat), 5) Latsmini (Kasie Produksi Pertanian BPS Provinsi Papua Barat), 6) Drh. I Wayan Kartanegara (SKP Kelas 1 Sorong).

    READ MORE
  • Stand Pameran BPTP Menarik Banyak Pengunjung

    Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP) Papua Barat turut berpartisipasi dalam pameran Gebyar Perbenihan Nasional ke VII di Aimas Convention Center (ACC) Kabupaten Sorong pada Senin hingga Kamis, 28 - 31 Oktober 2019.

    Stand pameran BPTP Papua Barat menarik banyak pengunjung. Pada hari pertama pameran ada kurang lebih  seratus orang pengunjung stand BPTP Papua Barat. Pengunjung tersebut terdiri dari seluruh peserta Gebyar Perbenihan yang berasal dari seluruh Indonesia.

    Tim yang terlibat dalam pameran tersebut terdiri dari penyuluh dan peneliti.

    READ MORE