• This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.
  • 62 986 2210832 (telp & fax)

BPTP Lakukan Sosialisasi Kostratani pada BPP Binaan

Balai Pengkajian dan Teknologi Pertanian (BPTP) Papua Barat melaksanakan Sosialisasi Komando Strategi Pembangunan Pertanian (Kostratani) dan BPP Model pada hari senin sampai selasa (10-11/08/2020) di Distrik Warmare dan Distrik Sidey Kabupaten Manokwari.

Kegiatan yang dilakukan selama dua hari tersebut terdiri dari sosialisasi dan pelatihan input data. Kegiatan tersebut diikuti oleh kurang lebih 30 peserta yang terdiri dari Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Manokwari, Direktur Polbangtan Manokwari, Perwakilan Stasiun Karantina Pertanian Manokwari, Kepala Distrik, Koramil, Polsek, Kepala Kampung dan Penyuluh Pertanian Lapang (PPL). Tamu undangan tersebut merupakan stalkholder  yang nantinya akan mendukung terselenggaranya program Kostratani dari Menteri Pertanian, sehingga program akan terealisasi dengan cepat.

Dalam sambutan Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Manokwari, Kukuh Saptoyudo, SP, M.Si mengatakan bahwa PPL harus lebih disiplin dalam pencatatan data. Data-data yang nantinya akan diinput oleh PPL akan langsung dapat dilihat oleh Menteri. Diharapkan dengan adanya sistem yang seperti ini, PPL tetap menjaga semangatnya. Kepala Dinas juga menyampaikan bahwa data-data yang nantinya diinput merupakan data-data yang benar terjadi dilapangan dan disertai bukti berupa foto atau yang lainnya.

Materi dalam sosialisasi disampaikan langsung oleh kepala BPTP Papua Barat, Ir. Demas Wamaer M.P. beliau menjelaskan mengenai program Kostratani tersebut. Beliau juga menjelaskan mengenai alasan ditunjuknya Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Warmare dan Sidey sebagai BPP Model Kostratani. Harapan kedepan BPP tersebut akan menjadi pusat data dan informasi pertanian.

Untuk mendukung program tersebut, kedepan BPP akan di fasilitasi beberapa peralatan penunjang yaitu komputer, jaringan internet, drone. Penyuluh diharapkan menginput data tiap minggunya sehingga data yang tersaji lebih aktual.

Sosialisasi Kostratani dan Model BPP di Papua Barat

Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP) Papua Barat menghadiri acara "Sosialisasi Kostratani dan Model BPP Kostratani yang diselenggarakan oleh Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbangtan) Manokwari pada Selasa (21/07/2020) di Distrik Prafi Kabupaten Manokwari.

Dalam sambutan dan arahan Kepala Dinas Pertanian  Kabupaten Manokwari, Ir. Kukuh Sapto Yudo mengatakan bahwa perubahan-perubahan banyak yang terjadi, terutama Kostratani seperti Kostrawil (Kostra Wilayah) ada di Gubernur, Kostrada(Kostra Daerah) ada di Bupati dan Kostra tani ada di Balai Penyuluhan Pertanian (BPP).  menurut Kukuh hal tersebut merupakan pekerjaan terhadap penyuluh yang ada di LAKU (Latihan dan Kunjungan).  Lebih lanjut Kukuh mengatakan bahwa ada 5 BPP yang ditunjuk oleh Dinas Kabupaten Manokwari untuk mendukung kegiatan Kostra Tani dari kelima BPP tersebut diantaranya adalah  (1) BPP Manokwari Utara, (2) BPP  warmare, (3) BPP Prafi Mulya, (4) BPP Masni dan (5) BPP Sidey.  Dari kelima  BPP tersebut akan dipasilitasi alat berupa drone untuk mendukung kegiatan Kostra tani di BPP.

Direktur Polbangtan Manokwari, drh. Purwanta, M.Kes menjelaskan lebih luas mengenai tujuan pembangunan pertanian mulai dari menyediakan pangan sekitar 267 jiwa, meningkatkan kesejahteraan petani, meningkatkan expor hingga mencapai produktivitas kualitas dan kontinuitas dan hal tersebut akan di harapkan pada kegiatan Kostratani. Sementara implementasi  kegiatan Kostratani ditekankan pada (1) Penguatan kelembagaan termasuk didalamnya Simluhtan, Siluhtan dan Cyber Extension, Posluhdes, Kelembagaan Ekonomi Petani, Poktan dan Gapoktan, (2) Peningkatan kapasitas SDM seperti Petugas Pendukung, Penyuluh dan petugas Fungsional lain, Petani (milenial), pengusaha agribisnis), (3) Peningkatan penyelenggara dukungan terhadap program utama Kementerian Pertanian yaitu propaktani, Grasida, Gedor Horti, Sikomandan, GraTIEKs, KUR, PMS, dan Inovasi Teknologi. Acara diakhiri dengan diskusi seputar kegiatan Konstratani yang mendapatkan banyak respon baik dari tamu undangan.

Bhayangkari Polda PB Beri Respon Positif Saat Ikuti Bimtek Online

Bimbingan Teknologi (Bimtek) dengan tema "Ketahanan Pangan dan Menjaga Kelestarian Sungai" dalam rangka Hari Kesatuan Gerak Bhayangkari ke 68 Polda Papua Barat dilaksanakan secara online melalui kanal Zoom Meeting pada Selasa (21/07/2020).

Acara ini dipimpin langsung oleh Ibu Ketua Bhayangkari Polda Papua Barat, Ibu Martha Tornagogo Sihombing dan dihadiri oleh 93 peserta pengurus cabang dan perwakilan seksi sosial budaya setiap cabang Bhayangkari. Dalam acara ini yang bertindak sebagai narasumber adalah peneliti muda BPTP Papua Barat, Dr. Aser Rouw, SP, M.Si dan penyuluh BPTP Papua Barat, Galih Wahyu Hidayat, SP.

Dalam sambutannya, Ibu Marta menyampaikan bahwa setiap anggota Bhayangkari wajib berkontribusi dalam ketahapan pangan dan memelihara kebutuhan gizi keluarga serta turut menjaga kebersihan daerah aliran sungan dan lingkungan sekitar dengan mengelola sampah dengan baik. Materi yang disampaikan dalam kegiatan agar dapat disampaikan kepada anggota di tingkat kabupaten.

Materi yang disampaikan oleh narasumber diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan dan menggugah kesadaran anggota Bhayangkari tentang upaya yang dilakukan dalam menjaga ketahanan pangan dan pemenuhan gizi keluarga. Bahyangkari juga dapat berperan aktif untuk menjaga kebersihan daerah aliran sungai dengan tidak membuang limbah ataupun sampah yang berbahaya secara sembarangan ke sungai.

Bhayangkari juga diharapkan menjadi agen perubahan dengan mengkampanyekan 3M yaitu (Mengurangi, Menggunakan Kembali dan Mendaur Ulang) sampah yang dihasilkan oleh rumah tangga masing-masing. Setiap anggota Bhayangkari harus bisa menjadi teladan bagi keluarga, lingkungan dan masyarakat dalam mengelola sampah. Melalui media zoom online ini peserta juga memberikan respon dengan pertanyaan atau diskusi tetang tema yang disampaikan.

Penulis: Galih Wahyu Hidayat, SP

Tanam Perdana Pembangunan Taman Agrowisata Polda Papua Barat

Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP) Papua Barat bersinergi dengan Kepolisian Daerah (Polda) Papua Barat melaksanakan acara tanam perdana pembangunan Taman Agrowisata Kepolisian Daerah (Polda) Papua Barat Dalam rangka menyambut Hari Kesatuan Gerak Bhayangkari ke-68, kemarin (21/07/2020).

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Ketua dan Wakil Ketua Bhayangkari daerah Papua Barat , Kepala Kepolisian Daerah Inspektur Jenderal (Irjen) Polisi Dr. Tornagogo Sihombing,S.I.K.,M.S , Wakapolda Papua Barat Irjen. Pol. Drs. Pietrus Waine, S.H., M.Hum,  para peserta dari Polda Papua Barat dan tamu undangan serta Perwakilan dari Peneliti dan Penyuluh BPTP Papua Barat.

Acara ini dibuka dengan sambutan oleh Ibu Martha Tornagogo Sihombing selaku ketua Bhayangkari daerah Papua Barat, ia mengatakan sangat mengapresiasi Pihak BPTP Papua Barat dalam upaya melakukan implementasi desain taman agrowisata Polda Papua Barat dan mengharapkan agar pihak BPTP dapat terus mendampingi selama proses berlangsungnya perancangan taman agrowisata ini.

Kasie Kerja Sama dan Pelayanan Pengkajian BPTP Papua Barat Dr. Aser Rouw SP M.Si mengatakan bahwa masalah urusan ketahanan pangan merupakan tanggung jawab seluruh komponen bangsa, salah satunya adalah ketersedianya tanaman lokal disetiap daerah,  Maka dari itu BPTP Papua Barat sangat mendukung kegiatan yang dilakukan oleh Polda Bhayangkari dalam menggalakan kegiatan menanam tanaman lokal asli Papua. Disampaikan juga bahwa dalam merancang  konsep agrowisata tersebut sudah mempertimbangkan berbagai faktor antara lain ekonomi, edukasi, dan estetika. Maka dari  itu pihak BPTP dipastikan akan terus mendukung dan mendampingi bahkan sampai ke para petani.

Acara dilanjutnkan dengan penyerahan benih tanaman asli Papua secara simbolis dari BPTP Papua Barat kepada perwakilan polda Bhayangkari, kegiatan tanam perdana ini dipimpin oleh Dr. Ir. Amisnaipa, M.Si dan Ketua Bhayangkari. Tanaman yang akan ditanam merupakan beragam tanaman lokal asli Papua, ada juga beberapa tanaman lain yaitu semangka, terong, kangkung, cabai rawit, ubi jalar, pepaya merah delima, matoa dan sukun.

Penulis: Steven Witman, AMd

BPTP Susun Konsep Taman Agrowisata Polda Papua Barat

Kepala Kepolisian Daerah (Polda) Papua Barat, Inspektur Jenderal (Irjen) Polisi Dr. Tornagogo Sihombing,S.I.K.,M.Si bersama Kepala Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP) Papua Barat, Ir. Demas Wamaer, MP dan Kasie Kerja Sama dan Pelayanan Pengkajian, Dr. Aser Rouw, S.P., M.Si melakukan pertemuan untuk membahas konsep Taman Agrowisata Polda Papua Barat, kemarin (13/07/2020).

Polda Papua Barat berencana ingin membangun taman agrowisata di area tanah dengan luasan 3,4 hektare. BPTP Papua Barat sebagai Unit Pelaksana Teknis (UPT) Kementerian Pertanian mempunyai tanggunjawab dalam memberikan inovasi pertanian berkontribusi dengan membantu menyusun konsep agrowisata tersebut. Konsep yang disampaikan dalam pertemuan tersebut merupakan konsep yang sudah dirancang oleh tim peneliti dan penyuluh.

Dalam pertemuan tersebut, BPTP Papua Barat mempresentasikan disain agrowisata yg telah disusun atas permintaan Polda Papua Barat. Pihak Polda mengapresiasi BPTP Papua barat dan meminta BPTP untuk mendampingi proses implementasi disain agrowisata Polda Papua barat.Pada kesempatan ini, BPTP juga menyampaikan komitmen dan kesediaan untuk mendukung inovasi teknologi badan litbang pertanian bagi pengembangan agrowisata Polda Papua barat.

Pembuatan agrowisata juga bertujuan menjadi contoh bagi masyarakat sekitar dalam budidaya pertanian yang proporsional. Selain itu, penyusunan konsep agrowisata tersebut sudah mempertimbangkan berbagai faktor antara lain ekonomi, edukasi, dan estetika. Harapan kita bersama adalah dengan adanya taman agrowisata tersebut akan memberikan banyak manfaat bagi masyarakat di Papua Barat.