• This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.
  • 62 986 2210832 (telp & fax)

Lapor SPT Tahunan Melalui e-Filing

Aparatur Sipil Negara/ TNI/ Polri wajib menaati dan mematuhi ketentuan peraturan perundang-undangan perpajakan yang berlaku, yaitu memiliki NPWP, membayar pajak, mengisi dan menyampaikan SPT Tahunan PPh dengan benar, jelas dan tepat waktu. Sebagaimana ditentukan dalam Undang-undang Perpajakan, Surat Pemberitahuan (SPT) mempunyai fungsi sebagai suatu sarana bagi Wajib Pajak di dalam melaporkan dan mempertanggungjawabkan penghitungan jumlah Pajak yang sebenarnya terutang. 

Dalam rangka melaksanakan amanat perundang-undangan tersebut, pada hari Selasa 7 Maret 2017, BPTP Balitbangtan Papua Barat melaksanakan kegiatan penyampaian SPT Tahunan (SPT) dengan menggunakan fasilitas pelaporan secara online (e-filing) pada website Direktorat Jenderal Pajak Kementerian Keuangan. Penyampaian SPT Tahunan didampingi oleh petugas dari Kantor Pelayanan Pajak Pratama Manokwari dan diikuti oleh seluruh pegawai. 

 

 

GERTAM Cabai DPD IWAPI Bersama BPTP Papua Barat

Kementerian Pertanian telah mencanangkan Gerakan Tanam (GERTAM) Cabai sebagai salah satu solusi jangka panjang untuk masalah harga cabai yang sering melonjak di waktu tertentu dan menjadi pemicu tingginya inflasi. GERTAM cabai secara khusus diarahkan untuk pemanfaatan lahan pekarangan yang potensinya di Indonesia mencapai 10,3 juta hektar. Jika lahan tersebut bisa dimanfaatkan secara maksimal, Menteri Pertanian yakin permasalahan kenaikan harga cabai dan bahkan beberapa komoditas lain dapat diselesaikan. 

Kementerian Pertanian mengimplementasikan GERTAM cabai bekerjasama dengan berbagai organisasi wanita diantaranya adalah Ikatan Wanita Pengusaha Wanita Indonesia (IWAPI). Kerjasama IWAPI dan Kementan telah dituangkan dalam sebuah Nota Kesepahaman dan dalam implementasi kerjasama tersebut di setiap daerah,  DPD IWAPI akan bekerjasama dengan BPTP Balitbangtan tiap provinsi. BPTP melaksanakan pembibitan seperti cabai, sayur, dan buah-buahan tertentu yang diperuntukkan perkarangan rumah tangga yang memungkinkan untuk ditanami. 

Di provinsi Papua Barat, DPD IWAPI Papua Barat dan BPTP Balitbangtan Papua Barat telah memulai implementasi kerjasama tersebut dengan mengadakan dua kali audiensi dan koordinasi pada tanggal 1 dan 6 Februari 2017 bertempat di kantor Badan Kerjasama Organisasi (BKOW) Papua Barat dan di kantor BPTP Balitbangtan Papua Barat.   Dalam audiensi tanggal 6 Februari, Kepala BPTP Balitbangtan Papua Barat, Ir. Demas Wamaer, MP dan Sekretaris Umum DPD IWAPI Papua Barat Ramlah Alyafie sepakat menentukan tanggal 10 Februari akan dilakukan serah terima bibit cabai bersamaan dengan perayaan HUT IWAPI ke 42 oleh DPD IWAPI Papua Barat. 

Sebanyak 530 bibit cabai diserahkan kepada DPD IWAPI Papua Barat. Bibit tersebut selanjutnya didistribusikan kepada anggota DPD IWAPI di Manokwari dan anggota-anggota beberapa organisasi wanita yang tergabung dalam Badan Kerjasama Organisasi Wanita Papua Barat (Himpunan Wanita Karya, Aisiyah, Jala Senastri, Bhayangkari dan Persit). Pada kesempatan ini juga diadakan pengenalan dan pelatihan singkat teknik budidaya cabai oleh peneliti BPTP Balitbangtan BPTP Papua Barat, Dr. Amisnaipa. Petunjuk teknis penamanan dan pemeliharaan cabai dalam bentuk cetak dan CD juga disertakan sebagai panduan budidaya.

SEMINAR BPTP PAPUA BARAT 2017

Dilaksanakan mulai Senin Tanggal 16 Januari 2017, kegiatan Seminar Hasil dan Seminar Proposal yang diikuti oleh Seluruh Staf Peneliti dan Penyuluh yang ada di Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP) Papua Barat. Kegiatan ini merupakan kegiatan rutin yang dilaksanakan di awal tahun untuk membahas hasil kegiatan yang dilaksanakan di tahun sebelumnya dan kegiatan yang akan dibahas di tahun berjalan. Kepala BPTP Balitbangtan Papua Barat, Ir. Demas Wamaer, MP, dalam rangka pembukaan seminar megemukakan beberapa hal diantaranya  penyusunan rencana kegiatan, seminar proposal dan seminar hasil harus dilaksanakan dengan sebaik-baiknya dan apabila ada perubahan perencanaan diharapkan bisa jelaskan pada saat pelaksanaan seminar agar memperoleh masukan dari peserta seminar serta landasan hukum yang kuat. Selain itu, Kepala Balai juga menegaskan agar kegiatan kegiatan yang akan dilaksanakan berjalan sesuai aturan baik secara administrasi maupun secara teknis.

kegiatan seminar hasil kegiatan yang telah dilaksanakan pada tahun 2016 adalah sebagai berikut a. Teknologi Spesifik Lokasi Komoditas Strategis sebanyak 2 output teknologi, b. Teknologi Komoditas Strategis yang Terdiseminasi ke Pengguna sebanyak 6 output teknologi, c. Rekomendasi Kebijakan Pembangunan Pertanian Komoditas Strategis sebanyak 1 output rekomendasi, d. Model Pengembangan Inovasi Pertanian Bioindustri Spesifik Lokasi sebanyak 1 output model pengembangan, e. Benih Sumber Padi, Jagung dan Kedelai sebanyak 5 output, f. Teknologi Spesifik lokasi Komoditas Lainnya sebanyak 1 output teknologi. Selanjutnya kegiatan dini ditutup dengan seminar hasil tentang kegiatan Dukungan Manajemen Pengkajian dan Percepatan Diseminasi Inovasi Teknologi Pertanian sebanyak 8 output kegiatan yang disampaikan oleh Kepala Seksi Pelayanan Kerjasama dan Pengkajian, Nicolays Jambang, S.TP, M.Sc.

Kegiatan yang selanjutnya adalah pembahasan Seminar Proposal kegiatan Tahun 2017 dengan perincian sebagai berikut : a. Teknologi Spesifik Lokasi sebanyak 3 output  teknologi, b. Teknologi Yang Terdiseminasi ke Pengguna yang menghasilkan 4 output teknologi, c. Rekomendasi Kebijakan Pembangunan Pertanian Komoditas Strategis sebanyak 1 output rekomendasi, d. Model Pengembangan Inovasi Pertanian BioIndustri Spesifik Lokasi yang menghasilkan 1 model pengembangan, e. SDG Yang Terkonservasi dan Terdokumentasi yang menghasilkan 17 aksesi SDG, dan sebagai penutup disampaikan materi tentang Layanan Manajemen Pengkajian dan Percepatan Diseminasi Inovasi Teknologi Pertanian berupa RKTM oleh Kepala Sub Bagian Tata Usaha, Ir. H. Alimuddin

Pada kesempatan seminar ini juga disampaikan arahan dari Koordinator Program BPTP Balitbangtan Papua Barat, Aser Rouw, SP, M.Si, Ph.D yaitu tujuan seminar proposal adalah, untuk memantapkan rencana teknis kegiatan 2017, salah satu tujuan adalah dokumen perencanaan sebagai panduan kegiatan sekaligus tolok ukur monev bisa tersedia dengan baik. Sedangkan tujuan dilaksanakan seminar proposal: Memantapkan sintesa hasil dan pembahasan, Dokumen hasil sebaai tolak ukur indikator kinerja dan mendapatkan perspektif baru perumusan kegiatan tahun 2018. Dijelaskan pula tentang sintesa perencanaan 2018 yang tetap akan dilaksanakan sesuai jadwal, untuk itu diharapkan para peneliti dan penyuluh BPTP Balitbangtan Papua Barat agar dapat mempersiapkannya dengan baik.