• This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.
  • 62 986 2210832 (telp & fax)

Sertifikasi Prima-3 Untuk Pangan Segar Asal Tumbuhan (PSAT) yang Aman untuk Dikonsumsi

Peraturan Menteri Pertanian Nomor  53/Permentan/OT.040/12/2018 tentang Keamanan dan Mutu Pangan Segar Asal Tumbuhan (PSAT) mengatur regulasi yang dijabarkan secara rinci Subyek, Obyek dan mekanisme pengendalian dan pengawasan keamanan dan mutu pangan segar asal tumbuhan. Sesuai Permentan 53, Badan Ketahanan Pangan dan Organisasi perangkat daerah lingkup pangan sebagai unit kerja di Kementerian Pertanian atau pemerintah daerah sesuai tugas dan fungsinya diberi kewenangan untuk melakukan pengawasan keamanan dan mutu pangan segar asal tumbuhan (PSAT).

Adapun tugas OKKP-D: 1). Melakukan pengawasan terhadap keamanan dan jaminan mutu produk pangan segar asala tumbuhan yang beredar, berisiko tinggidan atau yang dikemas dan berlabel, 2). Melakukan sertifikasi produk panagan segar asal tumbuhan Prima 2, Prima 3

Oleh karena itu pada hari Jumat, 19 November 2021 bertempat di Gedung Pertemuan Badan Ketahanan Pangan dilaksanakan Rapat Komisi Teknis OKKP-D Provinsi Papua Barat yang dibuka Ketua OKKP-D, Lazarus Ullo, SP, M.Si yang berharap rapat ini bisa dilaksanakan dengan baik sebagai bentuk tanggung jawab OKKP-D dalam memberikan sertifikat prima- 3 bagi petani / pelaku usaha sehingga nantinya produk yang sampai dipasar dan dikonsumsi masyarakat adalah yang aman dan bebas dari residu pestisida.

Selanjutnya rapat dipimpin Ketua Komtek, Dr. Ir Anton Suparno, M.Sc, dan dihadiri para anggota: Mathelda Roreng S.TP, M.Si, Dr. Murtiningrum S.TP, M.Si, Ir. Budi Santoso MP, P.hD dan Sostenes Konyep, SP, Kepala Bidang Keamanan Pangan, Kepala Balai Pengawasan Mutu dan Keamanan Pangan dan para kepala seksi sebagai tim auditor.

Sertifikasi prima- 3 (produk pangan bebas dari residu pestisida) dilakukan terhadap 8 Petani dan 4 komoditas dari Kabupaten dan Kota Sorong antara lain : Ahmad Zaini Komoditas  Tomat, Sumino Komoditas Jeruk Manis, I Wayan Kawit Komoditas Buah Naga, Saruji Komoditas Buah Naga, Ayik Kartono komoditas Jambu Kristal, Marno Komoditas Jambu Kristal, I Gede Adnyana Komoditas Jeruk Manis dan Ali Zainuddin Kamoditas Jambu Kristal.

Dari hasil uji terhadap sampel yang dikirim ke laboratorium terlihat bahwa kandungan bahan berbahaya dari pestisida pada sampel tidak terdeteksi sehingga petani yang tersebut diatas berhak memperoleh sertifikat prima 3 yang menyatakan komoditas tersebut aman untuk dikonsumsi.

Sementara itu masih belum sadarnya masyarakat akan bahaya residu pestisida merupakan suatu tugas berat yang diemban OKKP-D sehingga dalam kesempatan itu Ketua OKKP-D yang juga Kepala Badan Ketahanan Pangan Provinsi Papua Barat berharap setiap komponen untuk berperan aktif melaksanakan tugas dan fungsinya secara maksimal. Beliau berharap kedepan, dengan adanya sosialisasi dalam setiap pendampingan, masyarakat akan semakin sadar bahaya penggunaan pestisida sehinga petani dan pelaku usaha melakukan setiap tahapan budidaya dengan baik.