BPTP Papua Barat Serius Dukung Pemerintah Atasi Stunting

 Print 

Permasalahan Stunting di Indonesia menjadi perhatian khusus oleh pemerintah. Menurut data WHO sekitar 30 Persen penduduk di dunia termasuk di Indonesia, terutama anak-anak saat ini sangat berisiko kekurangan gizi Zn atau seng. Gizi Zn sangat diperlukan untuk proses pertumbuhan. Dari permasalahan inilah maka lahir padi varietas Inpari Nutri Zinc yang merupakan salah satu bagian dari program pemerintah melalui Kementerian Pertanian untuk mengatasi masalah stunting. 

Untuk mensukseskan program pemerintah, BPTP Papua Barat melakukan kegiatan Hilirisasi Inovasi Teknologi dan Pengembangan benih sumber Padi Varietas Inpari IR Nutri Zinc.

Pada Rabu (21/07/2021) dilakukan panen perdana padi Nutri Zinc. Sebelumnya padi ini telah ditanam pada tanggal 11 April 2021 oleh kelompok tani Rukun Makmur di lahan seluas 0,25 Ha yang berlokasi di Kampung Madrad, Distrik Warmare, Kabupaten Manokwari. 

Kegiatan panen ini dihadiri oleh Plt. Kepala BPTP Papua Barat, Ir. Demas Wamer, MP, Kepala Distrik Warmare, Koordinator BPP Warmare, para peneliti/penyuluh dan teknisi litkayasa serta anggota kelompok Tani. 

Dalam sambutannya, Plt. Kepala Balai BPTP Papua Barat menyampaikan bahwa padi Varietas Inpari Nutri Zinc merupakan merupakan Varietas Unggul Baru (VUB) yang dilepas Badan Litbang Pertanian pada Tahun 2019, di mana keunggulan utamanya adalah kandungan Zinc di dalam berasnya, secara alami sudah mengandung zinc yang lebih tinggi dibandingkan dengan padi varietas-varietas lainnya. Padi varietas ini sangat berguna untuk menanggulangi stunting, hal ini merupakan suatu hal yang dirasa sangatlah baik, karena Manokwari merupakan salah satu wilayah yang masyakaratnya memiliki angka kasus stunting yang tinggi. 

Saat ini BPTP Papua Barat telah melakukan pengembangan padi Inpari IR Nutri Zinc di beberapa titik lokasi yakni di Distrik Warmare, Distrik Prafi dan Distrik Sidey. Kedepannya BPTP Papua Barat juga akan bersinergi dengan puskesmas-puskesmas untuk dilakukan pendataan terhadap masyarakat yang mengalami kasus stunting untuk selanjutnya akan dilakukan pembagian beras Nutri Zinc.

Sementara Kepala Distrik Warmare, Aswandi, mengatakan sangat mengapresiasi dan memberikan dukungan terhadap program ini dan berharap kedepannya padi Nutri Zinc ini bisa dapat terus berkembang dan program ini dapat terus terjalin.

Koordinator BPP Warmare, Mulyadi pun juga menyampaikan rasa terimakasih dengan adanya program ini sangatlah membantu kebutuhan masyarakat sekitar terkait permasalahan stunting. (UA/SW)