• This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.
  • 62 986 2210832 (telp & fax)

Peluang Pasar Besar, BPTP Papua Barat Dorong Petani Lokal Budidaya PMD


Salah satu varietas unggul hasil inovasi Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian adalah Pepaya Merah Delima (PMD) yang memiliki tekstur daging yang kenyal serta memiliki rasa yang manis.  Varietas Unggul Baru (VUB) ini sudah tersebar hampir diseluruh Indonesia. Penyebarannya dilakukan melalui program KRPL (Kawasan Rumah Pangan Lestari) bekerjasama dengan Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP) di seluruh Indonesia. 

BPTP Papua Barat mendorong pengembangan Pepaya Merah Delima melalui produksi benih sebar PMD, Display Inovasi Teknologi, bimtek, dan pendampingan pengadaan dilapangan. Upaya ini telah dilakukan oleh BPTP Papua Barat sejak tahun 2016. BPTP Papua Barat mendorong petani lokal pepaya untuk dapat mengadopsi PMD sebagai salah satu komoditas yang dapat menambah penghasilan. 

Septinus Wariki adalah salah satu petani lokal yang telah mengembangkan PMD. BPTP Papua Barat telah mendampingi serta melakukan pelatihan (Kamis, 03/06/2021). Materi pelatihan meliputi pengolahan benih papaya merah delima yang disampaikan oleh peneliti (Dr. Ir. Amisnaipa, M.Si) dan Penyuluh (Muh. Fathul Ulum Ariza, SP.,M.Si). Kemudian dilanjutkan materi pelatihan pemberian pupuk NPK secara efektif dan efisien yang disampaikan oleh Dr. Aser Rouw, M.Si. Pelatihan tersebut dimaksudkan sebagai modal petani lokal dalam pengembangan budidaya PMD untuk skala yang lebih besar.

Kegiatan pelatihan juga dihadiri Plt. Kepala Balai, Ir. Demas Wamaer, MP. dalam pembukaan kegiatan beliau menghimbau kepada petani untuk selalu menjaga semangat dan terus berupaya mengembangan papaya merah delima sebagai sumber pendapatan pada kondisi pandemi saat ini. Beliau juga menambahkan bahwa papaya buah merah delima memiliki potensi pasar yang sangat besar di Papua Barat untuk dikembangkan.

Diakhir kegiatan, Septinus Wariki (ketua kelompok) menyampaikan harapan beliau kepada BPTP Papua Barat agar dapat terus mendampingi pembudidayaan papaya merah delima mengingat terdapat empat titik lokasi baru yang siap untuk dilakukan penanaman.