• This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.
  • 62 986 2210832 (telp & fax)

Kawal Poktan Jagung Oransbari Tingkatkan Produktivitas Berorientasi Ekspor

Pemerintah saat ini sedang menggencarkan berbagai upaya untuk mendongkrak pertumbuhan ekonomi nasional. Melalui Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP) Papua Barat, Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian, Kementerian Pertanian, Bimbingan Teknis (Bimtek) Padat Karya telah dilakukan di beberpa daerah di Provinsi Papua Barat, guna menumbuhkan produktivitas sektor pertanian dan kesejahteraan petani yang bermuara pada memacu pertumbuhan perekonomian.

Mengusung tema Teknologi  Budidaya, Hama dan Penyakit, dan Pascapanen Tanaman Jagung guna mendukung program upaya khusus peningkatan produksi dan produktivitas komoditas strategis yang berorientasi ekspor di Papua Barat, Bimbingan Teknis (Bimtek) Padat Karya diselenggarakan di Distrik Oransbari, Manokwari Selatan, Papua Barat (11/03/2021).

Bimtek Padat Karya kali ini dihadiri langsung oleh kepala balai BPTP Papua Barat Ir. Demas Wamaer, MP, dan pada kesempatan tersebut juga membuka serta memberikan sambutannya. Beliu menghimbau  kepada petani jagung agar terus memupuk semangat kerjasama dalam bentuk kelompok guna memulihkan dan menumbuhkan perekonomian serta kesejahteraan petani pasca pandemi. Beliau juga mengharapkan, melalui kegiatan ini, kelompok tani jagung yang ada di Distrik Oransbari dapat meningkatkan produksi dan produktivitas dan menghasilkan jagung yang bermutu sesuai dengan standar ekspor.

Diselenggarakan dengan cara sederhana dan tetap sesuai dengan protokol kesehatan (covid-19), Bimtek padat karya kali ini sukses diselenggarakan dengan penuh antusias dari para petani. Materi Bimtek diawali dengan budidaya, pengenalan hama dan penyakit pada tanaman jagung serta cara pengendaliannya yang disampaikan oleh Subiadi, SP.,M.Sc. Kemudian dilanjutkan dengan materi pascapanen, mulai dari penyimpanan biji jagung, produk dan pengolahan produk, serta pengolahan limbah tanaman jagung yang disampaikan oleh Fadlianto Botutihe, S.TP.,M.Si.

Pada akhir kegiatan, Adam Isba sebagai ketua kelompok tani, menyampaikan apresiasinya terhadap program-program seperti ini, dan berharap kedepannya akan terus berlanjut. Beliau juga berharap, bimbingan teknis bukan hanya terkait dengan komoditas tanaman jagung, tetapi pada komoditas-komoditas unggulan lainnya di Papua Barat.