• This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.
  • 62 986 2210832 (telp & fax)

Bimtek Identifikasi Kesuburan dan Pengolahan Lahan Untuk TNI

BPTP Papua Barat melakukan kegiatan bimbingan teknis dengan topik “Identifikasi Kesuburan Tanah dan Pengolahan Lahan” pada Senin (22/02) kemarin. Kegiatan berlangsung sekira pukul 09.00 hingga pukul 12.00 WIT di Markas Batalyon Infanteri 761/Kibibor Akinting di Distrik Warmare, Kabupaten Manokwari. Adapun rangkaian kegiatan ini adalah kelanjutan dari kegiatan koordinasi dan survey yang dilaksanakan pada 9 Februari 2021 yang lalu.

Adapun susunan acara pada kegiatan tersebut terdiri dari: 1) Pembukaan oleh Dr. Aser Rouw, SP, M.Si  2) Sambutan dari Kepala Balai BPTP Papua Barat Ir. Demas Wamaer, MS dan Komandan Batalyon Infanteri 761/KA Mayor Infanteri Misael Marthen Jenry Polii 3) Penandatanganan Nota Kesepahaman dan Perjanjian Kerjasama Antara BPTP Papua Barat dan Batalyon Infanteri 761/Kibibor Akinting 4) Teori dan Pengantar Identifikasi Kesuburan Tanah dan Pengolahan Lahan oleh Dr. Aser Rouw, SP, M.Si 5) Praktek identifikasi kesuburan tanah yang dipandu oleh Apresus Sinaga, SP, M.Sc dan Junita Br. Nambela, SP dan 6) Praktek pengolahan lahan dipandu oleh Sostenes Konyep, SP.

Walaupun hujan mengguyur tak menyurutkan semangat para peserta untuk mengikuti bimtek. Sebanyak 30 orang anggota TNI mengikuti bimtek tersebut dengan antusias dan semangat. “Bagaimana mau bertempur kalau perut lapar? Tentu tidak bisa,” kata Komandan Batalyon Infanteri 761/KA pada acara pembukaan. “Oleh karena itu kita perlu pengetahuan dan kemampuan bercocok tanam juga untuk dapat memenuhi kebutuhan dasar kita untuk makan”, tambah beliau lagi.

Acara tersebut berlangsung dengan metode teori (indoor) dengan persentase 10% dan praktik (outdoor) dengan persentase 90%. Pada praktek identifikasi kesuburan tanah dilakukan dengan penggunaan Perangkat Uji Tanah Kering (PUTK) untuk menguji pH tanah dan rekomendasi pemupukan lahan. Sedangkan pada praktek pengolahan lahan diperkenalkan dan dilatih penggunaan traktor roda empat untuk pengolahan lahan. (JS)