• This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.
  • 62 986 2210832 (telp & fax)

Penyuluh Lakukan Koordinasi Temu Tugas dan Konstratani

Tim Penyuluh BPTP Papua Barat melakukan koordinasi ke Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Prafi, Masni dan Sidey pada Selasa (28/01/2020). Kunjungan tersebut membahas mengenai kegiatan Temu Tugas Peneliti Penyuluh Balitbangtan dengan Pemda Provinsi Papua Barat dalam mendukung program Komando Strategi Pembangunan Pertanian (Konstratani). Tim penyuluh yang turun ke lapang terdiri dari dua, tim pertama bertugas ke BPP Prafi dan tim kedua bertugas mengunjungi BPP Masni dan Sidey.

Pertama, kunjungan dilakukan di BPP Prafi. Hasil diskusi dengan Ka.BPP, Prafi belum memiliki legalitas atau kepastian tentang pelaksanaan demfarm kegiatan dari BBSDMP. Informasi dari Dinas Pertanian Kabupaten dan Dinas Tanaman Pangan Provinsi belum sampai ke BPP. Potensi unggulan di wilayah kerja BPP Prafi adalah tanaman pangan, meliputi: padi sawah, padi ladang, dan aneka pangan lokal (umbi-umbian). Potensi tersebut sebagian sudah didukung dengan infastruktur pertanian berupa saluran irigasi teknis dan jalan pertanian.

Kedua, kunjungan dilakukan di BPP Masni. Hasil diskusi dengan Ka.BPP menyebutkan bahwa beliau dan tim sangat mendukung adanya program tersebut. Terkait dengan demfarm, belum dapat diputuskan akan dilakukan demfarm atau Sekolah Lapang (SL). Beliau juga mengatakan potensi wilayah BPP Masni sangat tinggi. Terkait dengan wilayah dari BPP Masni sangat luas, meliputi SP 5, SP 6, SP 7, dan SP 8 yang terdiri dari 32 kampung yang didominasi oleh kampung lokal. Petani juga sudah bisa budidaya tanaman pangan dan juga hortikultura. Tetapi kendalanya adalah ketersediaan air yang saat ini masih menunggu bendungan beroperasi.

Kunjungan yang terakhir adalah ke BPP Sidey, hasil wawancara dengan Ka.BPP hampir sama dengan BPP yang lain. BPP Sidey juga siap untuk mendukung program-program yang akan dilakukan. Wilayah Sidey juga telah melakukan budidaya tanaman pangan, yakni padi dan jagung. Petani juga sudah menggunakan varietas-verietas yang direkomendasikan oleh BPTP. Beberapa bulan yang lalu, di Sidey menjadi lokasi ‘Gerakan Tanam Serentak dalam Menyongsong Musim Hujan’ yang di hadiri oleh Bupati, Ka. BPTP, dan dinas-dinas terkait. Rencana petani akan melakukan penanaman kembali di bulan Februari 2020.

Harapannya dengan adanya kegiatan Temu Tugas Peneliti Penyuluh Balitbangtan dengan Pemda Provinsi Papua Barat dalam mendukung program Komando Strategi Pembangunan Pertanian (Konstratani), apa yang dibutuhkan petani dilapang akan bisa segera ditindaklanjuti oleh stakeholder terkait. Menjadikan petani yang semakin sejahtera juga menjadi poin penting dalam hal ini.