• This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.
  • 62 986 2210832 (telp & fax)

Pelantikan Pengurus KTNA Provinsi Papua Barat

BPTP Papua Barat - Kepala Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP) Papua Barat, Ir. Demas Wamaer, M.P menghadiri pelantikan pengurus Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) Provinsi Papua Barat masa bakti 2018-2023 pada Kamis (28/02/2018) yang bertempat di Dinas Peternakan Provinsi Papua Barat.



Acara pelantikan tersebut dibuka dengan laporan Ketua Panitia pelantikan pengurus periode ke III 2018-2023, Ir. Agus Tanati. Agus juga menyampaikan bahwa persiapan Pekan Daerah (PEDA) IV yang merupakan even tingkat provinsi lalu bergilir ke tingkat Kabupaten/Kota di Kabupaten Teluk Bintuni. KTNA Papua Barat secara independen akan menjadi mitra daerah dibidang pertanian, peternakan, kelautan dan kehutanan.

Sambutan selanjutnya adalah dari Gubernur Papua Barat yang diwakili oleh Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia (SDM) Papua Barat Drs. Muhammad A.Tawakal menyampaikan visi dan misi dari pembangunan wilayah Papua Barat.

Visi pembangunan Papua Barat yakni aman, mandiri dan bermartabat. Sedangkan, terkait dengan misi yaitu menanggulangi kemiskinan dan pemanfatan Sumber Daya Alam (SDA) untuk kesejahteraan masyarakat.

Ia berharap hal tersebut dapat menjadi pendoman untuk seluruh Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) dalam menyusun rencana strategis agar kesejahteraan masyarakat segera terwujud.

KTNA diharapkan dapat menjadi wadah dalam mencari solusi atas permasalahan petani dan nelayan. Dengan adanya pelantikan pengurus KTNA Papua Barat, sehingga secara sah organisasi tersebut sudah bisa melaksanakan tugas-tugasnya.


Beberapa tugas yang sudah mulai dapat dikerjakan diantaranya, (1) Menyusun program strategis,
(2) Mengkoordinir petani dan nelayan,
(3) Mencari solusi terhadap permasalahan
 seluruh organisasi SKPD memberikan perhatian untuk membantu dan menyinkronkran progam kerja guna membangun petani dan nelayan asli papua dalam mengatasi permasalahan di bidang pertanian dan kelautan.



Pelantikan pengurus tersebut dilaksanakan oleh Ketua KTNA Nasional yg diwakili oleh Wakil Ketua Umum KTNA Nasional Dr. Tauwi, SE. M.Si. dengan memberikan sambutannya.

Tauwi menyampaikan, 68% penduduk masih bergantung pada bidang pertanian, sehingga KTNA diharapkan dapat menjadi mitra pemerintah untuk membangun pertanian guna meningkatkan kesejahteraan petani.

Merujuk pada Repelita I terkait Dasar-dasar penyuluhan, untuk membina masyarakat petani dan nelayan untuk mencapai swasembada adalah dengan melalui kontak tani yang diwakili oleh ketua kelompok tani.

Selanjutnya, di Cikea pada tahun 1971 diawali dengan pertemuan perwakilan kontak tani se-pulau Jawa, dihadiri oleh Direktorat Penyuluhan dan Perguruan Tinggi, Badan Musyawarah Kontak Tani Indonesia (Bamukti) yang berubah menjadi Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA). Dengan adanya pelantikan pengurus KTNA diharapkan dapat segera berkontribusi dan bekerja dalam meningkatkan Kesejahteraan Petani.

Sesuai dengan Surat Keputusan KTNA Nasional Nomor:10/SKEP/P/KTNA-Nas/03/2018, Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP) Papua Barat bertugas sebagai Anggota Dewan Ahli yang berperan dalam mendiseminasikan berbagai Inovasi Teknologi Pertanian dari Badan Litbang Pertanian. Harapannya adalah dapat membantu petani di Provinsi Papua Barat dalam menerapkan inovasi teknologi yang bermanfaat untuk meningkatkan kesejahteraanya.