• This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.
  • 62 986 2210832 (telp & fax)

Masyarakat Lokal Antusias Ikuti Pelatihan Hidroponik

Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP) Papua Barat bekerjasama dengan Badan Koordinasi Organisasi Wanita (BKOW) Papua Barat melakukan pelatihan hidroponik pada Senin, (27/01/2020) di Kampung Udopi, Kabupaten Manokwari.

Kegiatan tersebut merupakan rangkaian kegiatan OPAL (Obor Pangan Lestari). Pelatihan hidroponik diikuti oleh perwakilan 25 organisasi wanita anggota BKOW yang ada di Provinsi Papua Barat serta mengundang masyarakat lokal. Sesuai petunjuk Ketua BKOW yaitu istri Wakil Gubernur Papua Barat, Lany Lakotany bahwa tujuan dari pelaksanaan kegiatan adalah untuk meningkatkan kesadaran kepada ibu rumah tangga anggota organisasi BKOW dan masyarakat tentang pentingnya pemenuhan kesehatan keluarga akan makanan yang bergizi dan bermanfaat.

Materi yang disampaikan pada pelatihan adalah; 1). Obor Pangan Lestari Dalam Rangka Pemanfaatan lahan pekarangan untuk pemenuhan gizi keluarga oleh Sostenes Konyep dan 2). Hidroponik Sederhana oleh M.Fathul Ulum Ariza, SP.,M.Si. Selanjutnya dilaksanakan praktek bersama peserta untuk pembuatan hidroponik sederhana sistem sumbu dengan menggunakan limbah botol bekas air mineral dan dilanjutkan praktek persemaian aneka benih sayuran. Kelebihan dari sistem budidaya tanaman hidroponik adalah sebagai berikut: Hasil dan kualitas tanaman lebih tinggi, lebih terbebas dari hama dan penyakit, penggunaan air dan pupuk lebih hemat, mengatasi  permasalahan tanah (kurang subur, penyakit, dll), dan dapat mengatasi masalah keterbatasan lahan.

Kegiatan tersebut dikaitkan dengan konsep pangan lestari bagi keluarga yang dapat dicapai dengan pembuatan hidroponik sederhana yang memanfaatkan barang-barang limbah keluarga. Antusiasme dari peserta sangat tinggi karena materi yang diberikan dirasakan sangat sederhana dan dapat langsung diterapkan. Selain itu materi juga bermanfaat dan dapat meningkatkan gizi keluarga juga dapat meningkatkan kesejahteraan dengan mengurangi belanja sayuran untuk konsumsi keluarga. Pelatihan hidroponik diharapkan dapat menggugah kesadaran dan semangat ibu-ibu anggota BKOW untuk memanfaatkan barang-barang limbah pekarangan di sekitar lingkungan rumah tangga dan mengurangi sampah plastik yang mencemari lingkungan.

Dalam kesempatan yang sama, sinergi dengan kegiatan perbenihan juga dilakukan. Secara simbolis diserahkan benih Sukun Sanggeng (Sukun Iriana) yang dikembangkan dari Indukan Sukun di Kab.Manokwari dan Benih Cengkeh Zanzibar dari Blok Penghasil Tinggi di Gorontalo. Kepala Kampung Udopi sangat mengapresiasi kegiatan dan harapannya agar dapat bermanfaat bagi masyarakat. Benih tanaman akan ditanam dan dipelihara dengan baik, kelak dapat dijadikan sebagai indukan untuk pengembangan benih tanaman sukun dan cengkeh di Kampung Udopi.

Penulis: Galih Wahyu Hidayat, SP