• This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.
  • 62 986 2210832 (telp & fax)

Optimalisasi Obor Pangan Lestari dengan Hidroponik

Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP)  Papua Barat bekerjasama dengan Badan Koordinasi Organisasi Wanita (BKOW) Papua Barat mengadakan pelatihan hidroponik pada Jumat (08/11/2019) di Kediaman Wakil Gubernur Papua Barat, Susweni, Manokwari.
Kegiatan tersebut berupa bimbingan teknis mengenai budidaya hidroponik yang merupakan rangkaian kegiatan Obor Pangan Lestari (OPAL).

Kementerian Pertanian melalui BPTP seluruh Indonesia termasuk BPTP Papua Barat mengadakan program kerja berupa OPAL dalam optimalisasi pemanfaatan pekarangan rumah maupun perkantoran. Kegiatan pelatihan tersebut diikuti oleh 25 organisasi wanita anggota BKOW.
Tujuan dari pelatihan hidroponik yakni untuk meningkatkan kesadaran kepada ibu rumah tangga anggota organisasi BKOW tentang pentingnya pemenuhan kesehatan keluarga akan makanan yang bergizi dan bermanfaat. Disisi lain, pemanfaatan barang-barang rumah tangga yang sudah tidak terpakai untuk budidaya hidroponik juga dapat mengurangi jumlah sampah plastik.
Materi yang disampaikan pada pelatihan sebagai berikut; 1). Budidaya Tanaman Hidroponik oleh Galih Wahyu Hidayat, SP dan 2). Hidroponik Sederhana oleh M.Fathul Ulum Ariza, SP.,M.Si. Selanjutnya dilaksanakan praktek bersama peserta untuk pembuatan hidroponik sederhana sistem sumbu dengan menggunakan limbah botol bekas air mineral dan dilanjutkan praktek persemaian aneka benih sayuran.


Kelebihan dari sistem budidaya tanaman hidroponik adalah sebagai berikut: Hasil dan kualitas tanaman lebih tinggi, lebih terbebas dari hama dan penyakit, penggunaan air dan pupuk lebih hemat, mengatasi  permasalahan tanah (kurang subur, penyakit, dll), dan dapat mengatasi masalah keterbatasan lahan.
Antusiasme dari peserta sangat tinggi karena materi yang diberikan dirasakan sangat sederhana dan dapat langsung diterapkan. Selain itu materi juga bermanfaat dan dapat meningkatkan gizi keluarga juga dapat meningkatkan kesejahteraan dengan mengurangi belanja sayuran untuk konsumsi keluarga. Pada akhir sesi, masing-masung organisasi mendapatkan 1 unit instalasi hidroponik sederhana yang nantinya akan dinilai ketika waktu panen tiba. Reward juga akan diberikan kepada anggota yang dinilai berhasil dalam budidaya hidroponik agar dapat lebih memotivasi anggota BKOW.
Pelatihan hidroponik diharapkan dapat menggugah kesadaran dan semangat ibu-ibu anggota BKOW untuk memanfaatkan barang-barang limbah pekarangan di sekitar lingkungan rumah tangga dan mengurangi sampah plastik yang dapat mencemari lingkungan.