• This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.
  • 62 986 2210832 (telp & fax)

Gerakan Tanam Serentak Menyongsong Musim Hujan

Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP) Papua Barat ikut serta dalam “Gerakan Tanam Serentak Menyongsong Datangnya Musim Hujan” dalam rangka meningkatkan produktifitas dan mengurangi risiko gagal panen akibat serangan hama penyakit pada Jumat (27/09/209) di Kampung Sidey Baru, Manokwari. Kegiatan tersebut dikomando langsung oleh Babinsa, Penyuluh dan Kelompok Tani setempat. Turut hadir pula Paulus Demas Mandacan, S.Sos, M.Dev  selaku Bupati Manokwari, Ir. Demas Wamaer, MP  selaku Kepala BPTP Balitbangtan Papua Barat serta anggota DPRD, Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Manokwari juga tamu undangan lainnya.

Dalam laporan Ading Ariyadi selaku Koordinator Satgas Gerakan Tanam Serentak  menyampaikan bahwa Gerakan tanam Serentak ini dilakukan untuk mendukung percepatan tanam padi sawah menyongsong datangnya musim hujan di kampung Sidey Jaya Distrik Sidey. Potensi lahan di Distrik Sidey sekitar 318 Ha, namun yang baru diolah dan siap untuk ditanam adalah seluas 101 Ha, benih di peroleh dari BPTP Balitbangtan Papua Barat Varietas inpari 30. 

Ada berbagai kendala yang dihadapi dalam menggerakan petani untuk tanam serentak seperti : a) Keterbatasan SDM termasuk kurangnya minat pemuda dalam berusaha tani, b) Kelembagaan Petani dan  c) Sarana prasarana Pertanian yang belum memadai, perlu rehabilitasi dan atau perlu pengadaan alat yang baru. Harapannya kiranya ada perhatian pemerintah untuk mengatasi permasalahan-permasalahan yang dihadapi petani.

Paulus Demas Mandacan, S.Sos, M.Dev dalam sambutannya menyampaikan ucapan puji dan syukur kepada Tuhan sebab atas karunia dan rahmat –Nya sehingga dapat melaksanakan kegiatan gerakan percepatan tanam serentak bersama kelompok tani yang di pusatkan di Kampung Sidey Baru Distrik Sidey Kabupaten Manokwari. Gerakan percepatan tanam serentak ini didasarkan pada masalah peningkatan jumlah penduduk dan ketersediaan bahan pangan untuk mencukupi kebutuhan pangan manusia. Beliau juga menambahkan, kegiatan tanam serentak dilakukan dengan tujuan menjaga kestabilan pangan di Kabupaten Manokwari sebagai sentra penyedia bahan pangan di Provinsi Papua Barat. Selain itu kegiatan tanam serentak juga merupakan suatu energy baru dan momentum kebangkitan pertanian  bagi orang  Arfak dimana Sidey sebagai penyangga ketersediaan pangan distrik perbatasan. Dalam arahannya Beliau menyampaikan bahwa hama dan penyakit tanaman merupakan masalah bersama yang perlu penanganan khusus salah satunya melalui gerakan tanam serentak, disamping penyediaan benih padi varietas unggul yang tahan terhadap beberapa hama penyakit tanaman.

Diakhir sambutan beliau berharap ada kemandirian anggota kelompok tani dan Gapoktan dalam pengembangan usaha tani yang berkelanjutan sehingga harapan pemerintah untuk pencapaian swasembada pangan serta kesejahteraan masyarakat dapat tercapai. Semoga hal baik tersebut dapat terwujud sesuai dengan apa yang diharapkan oleh semua pihak.

Penulis: Sostenes Konyep, SP