• This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.
  • 62 986 2210832 (telp & fax)

Benih Pala Bersertifikat untuk Petani Fakfak

Sebanyak 20.000 benih pala bersertifikat diserahkan kepada petani pala Kabupaten Fakfak. Penyerahan secara simbolis dilakukan oleh BPTP Papua Barat, yang diwakili oleh Dr. Aser Rouw, SP, M.Si kepada Kepala Dinas Perkebunan Kabupaten Fakfak, Ir. Abdul Rahim Patamasya, MSi yang disaksikan oleh Asisten II Kabupaten Fakfak, Charles Kambu, S.Sos, MSi. bertempat di Kampung Wrikapal Distrik Pariwari Kabupaten Fakfak (18/09/2019.

Sebanyak 20.000 benih pala bersertifikat diserahkan kepada petani pala Kabupaten Fakfak. Penyerahan secara simbolis dilakukan oleh BPTP Papua Barat, yang diwakili oleh Dr. Aser Rouw, SP, M.Si kepada Kepala Dinas Perkebunan Kabupaten Fakfak, Ir. Abdul Rahim Patamasya, MSi yang disaksikan oleh Asisten II Kabupaten Fakfak, Charles Kambu, S.Sos, MSi. bertempat di Kampung Wrikapal Distrik Pariwari Kabupaten Fakfak (18/09/2019). Benih pala bersertifikat dengan nomor: KB.010.28.306.4983.07.2019 dari Balai Besar Perbenihan dan Proteksi Tanaman Perkebunan (BBPPTP) akan didistribusikan kepada kelompok tani Tomandin Distrik Pariwari sebanyak 12.000 benih, kelompok tani Kibas Distrik Wartutin sebanyak 3.500 benih, kelompok tani Kiat Distrik Fakfak Barat sebanyak 3.000 benih dan kelompok tani Dulan Pokpok sebanyak 1.500 benih. Seperti diketahui, pala merupakan merupakan salah satu komoditas unggulan di Kabupaten Fakfak. Tanaman ini dikembangkan sebagai tanaman asli setempat, tumbuh dan berproduksi secara alami. Tanaman pala menghidupi lebih dari sepuluh ribu kepala keluarga di wilayah Fakfak. Untuk meningkatkan produksi dan menciptakan nilai tambah serta daya saing komoditas ini diperlukan inovasi teknologi. Salah satunya adalah melalui penggunaan benih unggul pala bersertifikat. Adapun penyerahan benih pala bersertifikat ini, sesuai dengan mandat BPTP yaitu melakukan penyebarluasan dan pendayagunaan hasil pengkajian, perakitan, dan pengembangan teknologi pertanian tepat guna spesifik lokasi.

Credit by: Muh. Fathul Ulum Ariza, SP, M.Si