Benih Padi Untuk Petani Sidey

 Print 

Kegiatan Produksi Benih Sebar Padi hampir memasuki tahap akhir kegiatan. Kegiatan ini bertujuan untuk memproduksi benih sumber padi kelas FS (label putih) dan mendiseminasikan VUB padi hasil litbang dalam mendukung pemenuhan kebutuhan benih sumber di daerah. Penyebarluasan benih unggul bersertifikat yang terjamin kualitasnya merupakan salah satu cara yang ditempuh untuk dapat menaikkan margin produksi padi di daerah. Oleh karena itu, BPTP Papua Barat dalam hal ini mengambil peran tersebut dengan mengupayakan ketersediaan benih unggul padi untuk petani. 

Di Papua Barat, kawasan tanaman pangan sebagian besar terkonsentrasi pada kabupaten Manokwari. Lahan pertanian padi membentang di kawasan transmigrasi meliputi Distrik Prafi, Masni dan Sidey. Distrik Sidey adalah distrik yang lokasinya paling jauh dari kota  Manokwari. Luas wilayah distrik Sidey yaitu 219,95 km2 yang terbagi menjadi 12 kampung. Kampung Sidey Jaya dan Sidey Baru adalah 2 dari 12 kampung yang ada di distrik ini.

Adapun usaha tani padi gogo ditekuni oleh 210 kepala keluarga (KK) di Kampung Sidey Baru dan 50 kepala keluarga di Kampung Sidey Jaya dengan total luas lahan 196 Ha di Kampung Sidey Baru dan 45 Ha di Kampung Sidey Jaya. Sedangkan untuk budidaya padi sawah, pada kampung Sidey Baru diusahakan oleh 189 kepala keluarga dengan total luas lahan yang ditanami 200 Ha dan pada kampung Sidey Jaya diusahakan oleh 45 kepala keluarga dengan luas lahan 45 Ha. Dengan demikian, secara akumulasi terdapat >70% petani dengan pengusahaan >70% lahan terdapat di dua kampung ini.

Dengan memperhatikan aspek dan kondisi tersebut, BPTP Papua Barat pada tahun ini melakukan distribusi benih hibah padi untuk Distrik Sidey. Benih yang didistribusikan adalah  sebanyak 2.520 kg. Penyerahan benih dilakukan pada Sabtu, 24 Agustus bulan lalu. Rincian benih yang diserahkan yaitu : Varietas Inpari 33 sebanyak 1.000 kg, Inpari 30 sebanyak 880 kg, Ciherang sebanyak 320 kg dan Mekongga sebanyak 320 kg.  Benih diserahkan kepada kepala BPP Sidey sebagai perwakilan petani. Kebutuhan benih tersebut akan digunakan untuk kebutuhan lahan sawah sebanyak 100 ha yang tersebar di Kampung Sidey Jaya dan Kampung Sidey Baru. Dengan adanya penyerahan benih hibah ini, diharapkan dapat berpengaruh pada peningkatan luas tambah tanam pada periode Oktober 2019 - Maret 2020.