• This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.
  • 62 986 2210832 (telp & fax)

Bimtek Sistem Tanam dan Pemupukan Spesifik Lokasi Jagung

Sebagai bagian dari rangkaian program BPTP Papua Barat di tahun 2019 ini pada program “Penerapan Inovasi Teknologi Mendukung Peningkatan Indeks Pertanaman (IP)”, maka BPTP Papua Barat mengadakan Kegiatan Bimbingan Teknis Sistem dan Pemupukan Spesifik Lokasi Tanaman Jagung. Kegiatan ini dilaksanakan pada Kamis 29/08/2019 dan mengambil tempat di Aula Koperasi Ebier Suth Cokran Unit Usaha Perkebunan Coklat dan Jagung yang beralamat di Jalan Warsui RT/RW 003/001 Kampung Abresso Distrik Ransiki Kabupaten Manokwari Selatan.

Tujuan kegiatan bimtek ini untuk meningkatkan pengetahuan dan sikap dari petani yang terlibat dalam kegiatan pendampingan Indeks Pertanaman (IP) di Papua Barat. Di mana kegiatan pendampingan IP pada tahun 2019 mencakup dua lokasi, yaitu distrik Oransbari dan Ransiki, Manokwari Selatan. Acara bimtek dihadiri oleh petani kooperator berjumlah 20 orang. Susunan acara bimtek terdiri dari acara pembukaan, sambutan dan pemberian materi bimtek, diskusi, dan penyerahan benih Jagung Bisma dan Lamuru dari BPTP Papua Barat kepada petani kooperator. 

Petani dari penduduk pribumi atau Orang Asli Papua (OAP) merupakan fokus target program peningkatan IP pada dua tahun terakhir. Hal ini dikarenakan selama ini program yang menyentuh petani lokal masih tergolong minim. Dengan ini diharapkan terjadi perubahan pola pikir dan persepsi masyarakat lokal ke arah yang lebih baik dengan menerapkan Good Agriculture Practice (GAP) pada usaha tani mereka.

Pembukaan bimtek diawali oleh sambutan Kepala Balai Pengkajian Teknologi Pertanian Papua Barat. Dalam sambutannya, Kepala Balai menyampaikan tugas BPTP dalam mendampingi kegiatan strategis Kementerian Pertanian. Bimtek ini merupakan salah satu bentuk kegiatan yang dilakukan untuk memberikan pemahaman teknis tentang pentingnya inovasi teknologi bagi peningkatan produksi pertanian. Bimtek ini kami arahkan kepada komoditas jagung yang merupakan komoditas pendukung di koperasi Ebier Suth. Untuk kedepan BPTP akan mendukung inovasi untuk pengembangan komoditas kakao dan jagung di Manokwari Selatan secara lebih intensif lagi.  

Dua materi pokok yang disampaikan yaitu sistem tanam dan pemupukan jagung. Materi sistem tanam jagung mencakup substansi pengelolaan tanaman secara terpadu (PTT) disampaikan oleh Subiadi, SP, M.Sc sedangkan materi pemupukan oleh Dr. Aser Rouw, M.Si. Sejalan dengan itu ditunjukkan pula cara menentukan kebutuhan pupuk dengan menggunakan perangkat uji tanah kering (PUTK). Dan petani dilatih bagaimana cara mengambil contoh tanah dari lahan untuk dilakukan uji sampel dengan PUTK. 

Peserta bimtek menunjukkan antusiasme yang tinggi pada kegiatan ini. Mereka mengajukan berbagai pertanyaan yang mereka hadapi dalam budidaya jagung. Ada petani yang mengemukakan bahwa mereka sama sekali belum menggunakan pupuk. Dan menyadari bahwa hasil tanaman yang mereka peroleh masih kurang baik. Mereka memahami pentingnya menggunakan pupuk secara tepat bagi tanaman. Mereka berharap pendampingan dari BPTP dalam usahatani mereka dapat meningkatkan provitas jagung yang mereka hasilkan.