• This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.
  • 62 986 2210832 (telp & fax)

Persiapan Pelaksanaan PEDA III di Teluk Bintuni

Dalam rangka persiapan pelaksanaan Pekan Daerah (PEDA) III yang akan dilaksanakan di bulan Juli 2019, tim pameran dan diseminasi Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP) Papua Barat mengunjungi Kabupaten Teluk Bintuni pada 15-16 Mei 2019.

Terkait pelaksanaan Pekan Daerah (PEDA) III tersebut, BPTP Papua Barat berfungsi sebagai pantia pusat sekaligus peserta pameran.

BPTP Papua Barat perlu mempersiapkan diri dalam rangka mendiseminasikan inovasi teknologi pertanian kepada peserta kontak tani nelayan yang akan ikut serta, sehingga diperlukan perencanaan dan persiapan yang baik.

Selain itu, tim pameran dan diseminasi BPTP Papua Barat juga melaksanakan identifikasi calon lokasi untuk persiapan display dan demonstrasi plot (demplot) varietas padi amfibi dan jagung.

Dua komoditas yang akan di display/demplot dibudidiyakan pada lahan kering tumpang sari (padi jagung) dan lahan sawah (padi) yang merupakan obyek-obyek yang nantinya akan di kunjungi peserta pada saat pelaksanaan PEDA III.

Tim pameran juga berkoordinasi dengan Kepala Dinas  Pertanian dan Ketahanan Pangan Teluk Bintuni,  terkait dengan persiapan pelaksanaan pameran pada PEDA III tersebut.

Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Teluk Bintuni sebagai panitia lokal berharap persiapan terkait dengan kunjungan lapang harus di lakukan sebaik mungkin sehingga materi yang di diseminasikan dapat di adopsi oleh para petani-nelayan ketika kembali ke daerah asalnya.

Beliau juga berterima kasih kepada BPTP Papua Barat karena telah mengambil langkah awal dalam persiapan PEDA. Diaharapkan pula bahwa BPTP Papua Barat dapat melakukan pengawalan dengan sebaik-baiknya sehingga demplot dan display varietas yang dilakukan dapat diperoleh hasil yang maksimal.

Diluar dari pada itu, masih terdapat beberapa kendala terutapa pada petani lokal Teluk Bintuni tersebut. Salah satu kendala petani di Teluk Bintuni itu adalah terkait dengan ketersediaan benih di masayarakat. Benih yang ada tersebut memiliki produktivitas rendah. Oleh karena itu besar harapan petani Kabupaten Teluk Bintuni kepada BPTP Papua Barat dalam pengawalan sebaik mungkin dalam melakukan demplot tersebut dengan harapan nantinya hasil panen pada demplot dapat dijadikan benih untuk kegiatan tanam berikutnya.