• This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.
  • 62 986 2210832 (telp & fax)

Pelatihan Peningkatan Komunikasi Penyuluh Pertanian dan Pengenalan Program Litkaji BPTP Papua Barat

Badan Litbang Pertanian Kementrian Pertanian memiliki peranan sangat penting dalam memajukan pertanian Indonesia dan mendukung program pemerintah menuju swasembada pangan.

Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP) sebagai Unit Pelaksana Teknis (UPT) Badan Litbang Pertanian yang berada di daerah diberikan mandat untuk merakit inovasi teknologi pertanian spesifik lokasi sekaligus menyebarluaskan inovasi teknologi tersebut kepada masyarakat pengguna (stakeholder dan beneficeries), hal ini sesuai dengan SK Mentan No. 798/Kpts/OT/210/12/94 tentang tugas pokok dan fungsi (Tupoksi) BPTP/LPTP.

Dalam upaya penyebarluasan inovasi teknologi hasil penelitian/pengkajian peran penyuluh sangat penting dalam mempercepat proses alih teknologi dari sumber teknologi kepada pengguna teknologi. Untuk mendukung peran penyuluh tersebut, pada hari senin tanggal 2 Maret 2015 dilaksanakan kegiatan Pelatihan Peningkatan Komunikasi Penyuluh Pertanian dan Pengenalan Program Litkaji BPTP Papua Barat.

Kegiatan yang berlangsung selama tiga hari ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan, keterampilan, sikap secara khusus dalam teknik komunikasi penyuluh pertanian dalam pelaksanaan diseminasi inovasi teknologi pertanian, merumuskan dan mengevaluasi metodelogi komunikasi penyuluh pertanian di Papua Barat. Selain itu kegiatan ini bertujuan sebagai media untuk memperkenalkan program Litkaji yang dilakukan BPTP Papua Barat dan program strategis nasional saat ini.

Pemateri dalam pelatihan kali ini adalah para peneliti dan penyuluh BPTP Papua Barat yaitu Dr. Hiasinta F.J. Motulo, M.Si., Aser Rouw, SP, M.Si, Ph.D., Ir. Entis Sutisna, M.Si., Subiadi, M.Sc., dan Ir. Subaedah. Selain itu, hadir juga tamu dari BPTP Kalimantan Barat sebagai pemateri yaitu Ir. Sigit Sapto Wibowo, M.Sc dan dari Kantor Penyuluhan Pertanian Kabupaten Manokwari Ir. Simon Boroan. Materi yang diberikan diantaranya adalah sosialisasi program Upaya khusus (UPSUS) peningkatan produksi padi, jagung dan kedelai di Papua Barat, Anomali iklim dan Kalender Tanam (KATAM) tepadu, model pengembangan pertanian Bio-industri berkelanjutan, teknik pembuatan materi penyuluhan dengan media elektronik, teknik penulisan karya tulis ilmiah (KTI) dan beberapa materi lainnya yang menunjang para penyuluh di lapangan.

Sebanyak 20 orang penyuluh dari 10 kabupaten dan 1 kota se Papua barat mengikuti kegiatan ini. Selain itu, ada 13 peneliti BPTP Papua Barat yang ikut mendukung pelaksanaan kegiatan tersebut. Diharapkan dengan kegiatan ini dapat meningkatkan pengetahuan dan ketrampilan para penyuluh sehingga mampu menerapkan metodelogi komunikasi inovasi teknologi pertanian serta memahami program Litkaji BPTP Papua Barat dan program strategis pertanian Nasional. Dengan demikian diharapkan informasi inovasi teknologi pertanian yang dihasilkan oleh badan litbang pertanian dapat tersampaikan dan digunakan oleh ke petani dan pihak lainnya sehingga dapat meningkatkan kualitas pertanian Indonesia.