• This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.
  • 62 986 2210832 (telp & fax)

Penyuluh Pertanian Sebagai Tombak Diseminasi

BPTP Papua Barat menyelenggarakan kegiatan temu teknis peningkatan komunikasi, koordinasi dan diseminasi inovasi pertanian. Kegiatan ini merupakan salah satu penguatan kapasitas penyuluh pertanian. Yang mana kita ketahui bersama bahwa penyuluh lapang di daerah adalah sebagai ujung tombak diseminasi. Sebagai salah satu rencana kerja BPTP di tahun 2019, tujuan utama dari program ini adalah untuk menjaring kebutuhan penyuluh-penyuluh di daerah baik yang terkait informasi inovasi pertanian maupun yang terkait dengan bidang tugas kepenyuluhannya. Untuk kali kesekian, BPTP Papua Barat kembali menggelar temu teknis. Kegiatan ini dilaksanakan di Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Masni, Distrik Masni, Kabupaten Manokwari pada hari Selasa 13 Agustus 2019 lalu. Kegiatan serupa sebelumnya pernah digelar di BPP Distrik Manokwari Barat Kabupaten Manokwari pada 11/07/2019 lalu.

Sebagai peserta dalam kegiatan tersebut adalah penyuluh-penyuluh daerah (PNS, THL, swadaya) berasal dari 4 (empat) BPP (Balai Penyuluhan Pertanian) sebanyak 17 orang, dengan rincian sebagai berikut: 2 penyuluh dari BPP Warmare, 3 penyuluh dari BPP Prafi, 11 penyuluh dari BPP Masni dan 5 penyuluh dari BPP Sidey. Sedangkan peserta dari mahasiswa POLBANGTAN Manokwari sebanyak 9 orang. Hadir pula pada kegiatan ini Kepala BPTP Papua Barat (Ir. Demas Wamaer, MP) untuk memberikan pengantar/arahan kepada peserta temu teknis. Di sela-sela kegiatan tersebut, ada penyerahan bantuan benih padi amfibi, penyerahan media cetak penyuluhan hasil litkaji oleh Ka BPTP kepada Ka BPP Masni (Benyamin Boseren, SST).

Kegiatan temu teknis ini laksanakan dengan tujuan antara lain: 1) meningkatkan program/ kegiatan litkaji dan diseminasi dengan penyuluh pertanian daerah, 2) mempercepat arus informasi dan hilirisasi inovasi pertanian hasil litkaji, 3) meningkatkan kapasitas dan kapabilitas penyuluh pertanian daerah, dan 4) mendapatkan umpan balik dalam penyempurnaan inovasi dan diseminasi inovasi. 

Setelah diadakan analisis kebutuhan inovasi teknologi sebelumnya, maka pada temu teknis kali ini disampaikan materi-materi sebagai berikut: 1) Strategi Pemanfaatan Lahan Keracunan Besi (Surianto Sipi, SP); 2) Pengendalian OPT pada Tanaman Bawang Merah (Dr. Ir. Amisnaipa, MSi.); 3) Inovasi Teknologi PTT Padi Amfibi (Sostenes Konyep, SP); 4) Meningkatkan Produksi Jeruk dengan Teknologi Sitara Bujangseta; dan 5) Pemanfaatan Sosial Media untuk Penyuluhan (Galih Wahyu Hidayat, SP).

Laboratorium Pengujian Pascapanen BPTP Papua Barat

Laboratorium Pascapanen merupakan fasilitas baru yang dimiliki oleh Balai Pengkajian dan Teknologi Pertanian (BPTP) Papua Barat. Laboratorium ini beralamat di Jalan Trikora Anday, Manokwari, Papua Barat. 

Laboratorium ini dibangun pada tahun 2016 dan pengadaan alat-alat laboratorium dan uji coba dilakukan pada tahun 2017. Laboratorium saat ini sedang dalam proses akreditasi oleh Komite Akreditasi Nasional (KAN) untuk memenuhi persyaratan sebagai laboratorium pengujian yang validitas hasilnya dapat dipertanggungjawabkan. Laboratorium ini merupakan fasilitas yang akan menyediakan pelayanan pengujian bagi instansi/lembaga dan masyarakat umum di bidang kimia-biokimia pangan.

Secara spesifik pengujian yang dilayani terdiri dari pengujian kadar air, kadar abu, kadar protein, dan kadar lemak/minyak untuk produk-produk pangan dan hasil pertanian. Namun demikian, laboratorium juga melayani pengujian kimia-biokimia pangan yang lain apabila sumberdaya memungkinkan (diperlukan konsultasi terlebih dahulu). Sampel atau contoh analisis dapat diantar langsung atau dikirim melalui jasa pengiriman.

Untuk biaya layanan adalah sebagai berikut:

Harga Umum

Kadar Air  : Rp. 20.000 / contoh

Kadar Abu  : Rp. 25.000 / contoh

Kadar Lemak/Minyak : Rp. 60.000 / contoh

Kadar Protein  : Rp. 110.000 / contoh

Harga Mahasiswa

Kadar Air  : Rp. 10.000 / contoh

Kadar Abu  : Rp. 12.500 / contoh

Kadar Lemak/Minyak : Rp. 30.000 / contoh

Kadar Protein  : Rp. 55.000 / contoh

 

 Untuk biaya di atas belum termasuk biaya administrasi dan ongkos kirim bagi pelanggan yang melakukan pengiriman contoh/sampel dari luar kota atau daerah. Untuk lama pengujian tercepat adalah 5 hari kerja.

Gubernur Kunjungi Stan Pameran BPTP Papua Barat

Pekan Daerah IV KTNA resmi dibuka oleh Gubernur Papua Barat, Drs. Dominggus Mandacan pada hari Minggu 21 Juli 2019. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Lapangan Gedung Serba Guna Kabupaten Teluk Bintuni yang akan berlangsung dari tanggal 22 – 27 Juli 2019. 

Dalam sambutan pembukaannya, Gubernur menyampaikan bahwa pembangunan pertanian, peternakan, perkebunan, perikanan dan kehutanan merupakan program prioritas dalam pembangunan nasional. Sektor-sektor ini mempunyai peran strategis dalam perekonomian nasional. Peran strategis ini dapat diwujudkan melalui program yang menyentuh rakyat seperti pembinaan kepada petani/nelayan, peningkatan produktivitas komoditas strategis, mengembangkan rantai pasokan dari produksi sampai ke konsumen, membuka lapangan pekerjaan, serta meningkatkan pendapatan masyarakat dan tetap menjaga kelestarian alam. Sehingga untuk menyukseskan program tersebut diperlukan langkah-langkah strategis, antara lain: 1) perluasan lahan pertanian, 2) melestarikan sumberdaya perikanan, 3) penerapan teknologi perikanan, 4) pembangunan sarana prasarana pertanian dan kelautan, 5) promosi komoditas pangan lokal dan hasil laut, 6) pengembangan peternakan dan 7) penyempurnaan manajemen pelaksanaan program. Dengan langkah-langkah tersebut diharapkan dapat menanggulangi kemiskinan dan dapat mensejahterakan masyarakat.

Masih dalam sambutannya, Gubernur berharap Pekan Daerah ini dijadikan sarana untuk berkomunikasi, mendemonstrasikan dan menukar pengalaman serta mengembangkan prestasi dan juga sebagai wadah untuk mensosialisasikan paket-paket teknologi untuk mengembangkan pertanian, peternakan, perkebunan, perikanan dan ketahanan pangan.

Usai pembukaan PEDA IV KTNA, Gubernur Papua Barat, Drs. Dominggus Mandacan didampingi Bupati Teluk Bintuni dan Bupati Fakfak beserta rombongan mengunjungi beberapa stand pameran dan salah satunya adalah stand BPTP Balitbangtan Papua Barat. Pada kunjungan tersebut disambut langsung oleh Kepala BPTP Papua Barat. Ir. Demas Wamaer menjelaskan terkait inovasi teknologi pertanian yang dihasilkan Balitbangtan kepada Gubernur dan rombongan yaitu antara lain VUB padi Amfibi, benih sukun Iriana, cengkeh, dan jagung Nasa 29.

 

Peningkatan Kapasitas Penyuluh Lapang

Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP) Papua Barat menyelenggarakan kegiatan Temu Teknis dalam rangka peningkatan kapasitas penyuluh pertanian di Kabupaten Manokwari pada Kamis (11/07/2019). Acara tersebut diselenggarakan di Aula Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Distrik Manokwari Barat Kabupaten Manokwari.

Kepala BPTP, Ir. Demas Wamaer MP juga turut serta dalam membuka acara tersebut. Selain itu hadir pula perwakilan dari Dinas Pertanian Kabupaten Manokwari. Kegiatan tersebut diikuti kurang lebih 40 peserta yang terdiri dari penyuluh pertanian lapang baik PNS maupun penyuluh honorer.

Kegiatan Temu Teknis diselenggarakan secara rutin oleh tim penyuluh BPTP setiap tahunnya, yang bertujuan untuk meningkatkan keterampilan penyuluh pertanian lapang (PPL) daerah dalam menunjang kegiatan penyuluhan pertanian.

Temu Teknis yang di selenggarakan kali ini mengangkat 3 materi yang dibutuhkan oleh PPL. Materi yang pertama adalah mengenai teknik penulisan Karya Tulis Ilmiah (KTI) yang disampaikan Muhammad Fathul Ulum Ariza, S.P, M.Si. Materi yang kedua mengenai budidaya padi ladang amfibi yang disampaikan oleh Sostenes Konyep, S.P dan materi yang terakhir mengenai optimalisasi gadget dalam menunjang kegiatan penyuluhan yang disampaikan oleh Galih Wahyu Hidayat, S.P.

Harapannya, dari ketiga materi yang disampaikan oleh narasumber yang berasal dari tim penyuluh BPTP akan memberikan manfaat bagi PPL dalam kegiatan penyuluhan.

Workshop Penyusunan Laporan Keuangan 2019

Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP) menjadi koordinator kegiatan Workshop Penyusunan Laporan Keuangan Tingkat Satker Kementerian Pertanian Semester I Tahun 2019 Provinsi Papua Barat. Acara ini diselenggarakan selama 4 hari pada tanggal 9 sampai 12 Juli 2019 di Hotel Aston Niu Manokwari.

Kegiatan workshop yang diselenggarakan langsung oleh Sekretaris Jenderal Kementerian Pertanian tersebut mengangkat tema "Pertahankan Kualitas Lapora Keuangan Melalui Verifikasi dan Reviu yang Handal".

angkaian acara kegiatan workshop tersebut diawali dengan laporan ketua panitia daerah yakni Ida Ruyadi, S.Sos dan dilanjutkan dengan sambutan dari perwakilan Sekretaris Jenderal Kementerian Pertanian, Dewi Rahayu, S.Pt. Selanjutnya sambutan dari Kepala BPTP Papua Barat juga selaku Ketua Sekretariat Unit Akuntansi Pembantu Pengguna Anggaran Barang Wilayah (UAPPA B-W) Papua Barat, Ir. Demas Wamaer, MP yang sekaligus membukan acara kegiatan worshop secara resmi.

Turut hadir pula perwakilan dari Inspektorat Jenderal Kementerian Pertanian yang bertugas sebagai tim reviu dari kegiatan workshop tersebut. Selain itu turut serta pula perwakilan dari mitra kerja Kementerian Pertanian dari Kementerian Keuangan Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPB), Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) Manokwari dan Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Sorong.

Peserta workshop terdiri dari 18 Satuan Kerja (satker) wilayah Papua Barat. Masing-masing satner mengirimkan satu sampai dua operator untuk mengikuti kegiatan.
Kegiatan workshop tersebut berlangsung dengan baik selama 4 hari dan harapannya adalah Kementerian Pertanian akan mendapatkan Opini WTP (Wajar Tanpa Pengecualian) sesuai dengan apa yang sudah didapatkan selama 3 tahun berturut-turut.