Berita

Pengumuman Lelang Pengawasan SMARTD

Sustainable Management of Agricultural Research and Technology Dissemination (SMARTD)
Loan IBRD No. 8188-ID

PENGUMUMAN
Undangan Untuk Memasukkan Pernyataan Berminat
(Request for Expressions of Interest)
Nomor: 85/PL.200/I.12.31/10/2014

Nama Pekerjaan: BPTP Papua Barat, Pengawasan Pembangunan Gedung Kantor, Perumahan, dan Sarana Kebun Percobaan

Pemerintah Republik Indonesia Telah Menerima Bantuan dana berupa pinjaman dari Internatiional Bank for Reconstruction and Development (IBRD)/World Bank (WB) untuk membiayai Sustainable Management of Agricultural Research and Technology Dissemination (SMARTD) Project dan bermaksut untuk menggunakan sebagian dari dana pinjaman tersebut untuk membiayai Paket Kontrak Layanan Jasa Konsultan Pengawasan Pembangunan Gedung Kantor, Perumahan, dan Sarana Kebun Percobaan.

Layanan jasa konsultan tersebut meliputi: (1) Melakukan pengawasan pembangunan gdung kantor, perumahan dan sarana kebun percobaan; (2) Membuat laporan bulanan pengawasan. Jangka waktu pengawasan yang diinginkan adalah 240 hari (dua ratus empat puluh) hari kalender sejak kontrak ditandatangani.

Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian, Kementrian Pertanian mengundang perusahaan konsultan yang berpengalaman dibidang pengawasan yang memenuhi syarat untuk memasukkan tawaran berminat untuk memberikan layanan jasa konsultasi. Perusahaan konsultan yang berminat harus memberikan informasi yang mendukung bahwa perusahaan konsultan yang bersangkutan memenuhi syarat untuk menjalankan layanan jasa tersebut. Kriterian dalam penyusunan daftar pendek konsultan adalah: (1) Memperoleh paling sedikit 1 (satu) pekerjaan sebagai penyedia jasa konsultasi dalam kurun waktu 5 (lima) tahun terakhir dan mempunyai pengalaman minimal 3 (tiga) tahun dalam penyedia jasa konsultasi; (2) Mampu menyediakan tenaga ahli yang dibutuhkan; (3) Bersedia bekerjasama denga konsultan perencana.

Perusahaan konsultan dapat berasosiasi satu sama lain dalam bentuk joint venture atau sub konsultan untuk meningkatkan kualifikasi mereka.

Pemilihan konsultan akan menggunakan metode Consultants' Qualifications Selection (CQS) sesuai yang ditetapkan dalam Pedoman konsultan Bank Dunia (Guidelines: Selection and Employment of Consultant by World Bank Borrowers) edisi Januari 2011.

Informasi lebih lanjut bagi yang berminat dapat menghubungi: ULP Pokja SMARTD Balai Pengkajian Teknologi Pertanian Papua Barat, Jalan Basecamp Komplek Perkantoran Arfai Gunung, Manokwari Papua Barat.
Pernyataan minat untuk menjadi konsultan dan dokumen kualifikasi harus disampaikan dalam bentuk tertulis ke alamat di bawah ini (secara langsung, e-mail, atau melalui pos) paling lambat diterima oleh Pokja ULP tanggal 20 Oktober 2014 jam 15.00 WIT.

Balai Pengkajian Teknologi Pertanian Papua Barat
UP: ULP Pokja SMARTD Balai Pengkajian Teknologi Pertanian Papua Barat,
Jalan Basecamp Komplek Perkantoran Arfai Gunung, Manokwari Papua Barat.
Telp: 081227171708 (Mimin); 082199232619 (Imam)
Fax : (0986) 211130
E-mail: Alamat e-mail ini diproteksi dari spambot, silahkan aktifkan Javascript untuk melihatnya  
 

Pengumuman Lelang

PENGUMUMAN LELANG UMUM PASCAKUALIFIKASI PEMBANGUNAN GEDUNG KANTOR, PERUMAHAN, DAN SARANA KEBUN PERCOBAAN (TAHAP I) BALAI PENGKAJIAN TEKNOLOGI PERTANIAN PAPUA BARAT.
Silahkan dilihat pada disini
   

Acara Lepas Sambut BPTP Papua Barat

Jumat tanggal 12 September 2014, Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP) Papua Barat mengadakan acara lepas sambut pejabat struktural BPTP Papua Barat. Acara ini dihadiri oleh Kepala Puslitbangtan Dr. Ir. Made Jana Mejaya, M.Sc yang bertindak sebagai wakil Kepala Badan Litbang Pertanian sekaligus membuka acara lepas sambut tersebut. Berdasarkan Surat Keputusan Menteri Pertanian nomor 822/Kpts/KP.330/7/2014 tanggal 24 Juli 2014 tentang pemberhentian dan pengangkatan dalam jabatan struktural Eselon III, IV dan V lingkup badan litbang pertanian maka ditetapkan pergantian Kepala BPTP Papua Barat lama Bapak Dr. Ir. Abdul Wahid Rauf, Ms digantikan kepala balai yang baru Ibu Dr. Ir Hiasinta Fransisca Jequeline Motulo, M.Si.

Pada acara lepas sambut BPTP Papua Barat tersebut, Gubernur Provinsi Papa Barat juga memberikan sambutannya yang dibacakan oleh Sekretaris Gubernur Bapak Yaconias Sawaki. Dalam sambutannya, Gubernur menyampaikan terimakasihnya kepada Kementrian Pertanian khususnya kepada Badan Litbang Pertanian yang telah menempatkan salah satu UPT nya di Papua Barat yaitu BPTP Papua Barat. Menurut Gubernur dalam sambutannya, BPTP Papua Barat turut berperan besar dalam pembangunan pertanian di Papua Barat baik secara langsung di lapangan sebagai tenaga pendamping teknologi maupun secara tidak langsung dimana para peneliti BPTP Papua Barat sering menjadi narasumber yang diperlukan karena bidang keahlian yang dikuasai. Dalam sambutannya juga, Gub
ernur Papua Barat mengucapkan selamat jalan kepada Kepala Bptp Papua Barat yang lama bapak Dr. Ir. Abdul Wahid Rauf, Ms dan mengucapkan terima kasih atas pengabdiannya sekitar lima tahun dan berperan dalam pembangunan pertanian di Papua Barat. Dan kepada Kepala BPTP yang baru, Ibu Dr. Ir Hiasinta Fransisca Jequeline Motulo, M.Si diharapkan juga tetap memberikan sumbangsih dalam pengembangan dan pembangunan pertanian di papua barat agar lebih baik lagi.

Pada akhirnya, acara yang juga dihadiri oleh kepala-kepala balai Provinsi Papua Barat, Dekan Fakultas Pertanian dan Dekan Fakultas Peternakan UNIPA, Direktur Pascasarjana UNIPA dan beberapa kepala SKPD lingkup pemerintahan Provinsi Papua Barat dan Kabupaten Manokwari ini diakhiri dengan acara jamuan makan dalam suasana ramah tamah. Diharapkan dengan acara ini dapat meningkatkan kerjasama yang baik guna kemajuan pertanian dan kemandirian pangan di provinsi papua barat. (AYK)
   

Dukungan Balitbangtan Kementan dalam acara Sail Raja Ampat melalui BPTP Papua Barat

      Raja Ampat, nama ini beberapa tahun terakhir makin santer terdengar sebagai surga wisata bahari baik di Indonesia maupun di mancanegara. Berpusat di Ibukota Kabupaten, Waisai, Raja Ampat berbenah menjadi cantik demi perhatian semua mata dan perubahan kehidupan. Ini dilakukan ketika pemerintah memilih kabupaten dengan ratusan gugusan pulau itu sebagai tempat melaksanakan kegiatan Sail Raja Ampat. Kegiatan ini memiliki tujuan utama memperkenalkan kebudayaan dan menumbuhkan perekonomian lokal dalam sektor pariwisata dan bahari, namun tidak menutup kemungkinan seluruh sektor ikut terlibat termasuk Pertanian.

     Kegiatan Sail Raja Ampat dibuka langsung oleh Presiden Republik Indonesia Bapak Susilo Bambang Yudhoyono pada hari sabtu 23 Agustus 2014 di Pantai Waisai Torang Cinta (WTC), Raja Ampat Papua Barat. Walaupun diguyur hujan dan tiupan angin kencang, tidak menyurutkan niat pengunjung dan masyarakat untuk menghadiri dan memeriahkan acara tersebut. Semangat yang sama juga ditunjukkan oleh pegawai BPTP Badan Litbang Kementrian Pertanian yang bertugas di kawasan wilayah percontohan KRPL di Raja Ampat.

     Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian (BPTP) melaksanakan kegiatan berupa dukungan Kawasan Rumah Pangan Lestari (KRPL) di Kawasan Rumah Pintar (Kofarkor) Raja Ampat, Raja Ampat. Dukungan Balitbangtan diacara Sail Raja Ampat bertujuan untuk memperkenalkan program KRPL dari Kementrian Pertanian yang berlokasi sebagian besar wilayah Kabupaten/Kota di Provinsi Papua Barat dan seluruh Indonesia pada umumnya.

     Program KRPL yang telah dilaksanakan oleh Balai Pengkajian Teknologi Pertanian Kementrian Pertanian sejak akhir tahun 2011 ini, bertujuan untuk memanfaatkan lahan pekarangan sekitar rumah warga sebagai lahan pertanian demi mendukung ketahanan pangan dan gizi masyarakat. Sedangkan maksud dari dibuatnya model KRPL di kawasan Rumah Pintar agar pengunjung (kususnya anak-anak usia sekolah) lebih mengenal pertanian dan menyukai kegiatan bercocok tanam walaupun hanya dimulai dari lahan yang paling dekat yaitu di pekarangan rumah mereka. Tujuan lainnya adalah agar pengunjung, yang kebanyakan anak-anak dapat mengenal sejak dini dan belajar tentang pertanian dan mencintai lingkungan tempat tinggalnya. Hal tersebut disampaikan langsung oleh Kepala KSPP BPTP Papua Barat, Nicolays Jambang, S.Tp., M.Sc kepada Bapak Presiden saat menyempatkan berkunjung ke kawasan Rumah Pintar dan melihat-lihat model KRPL Badan Litbang Pertanian. Dilanjutkannya, metode memperkenalkan pertanian kepada anak akan lebih efektif saat anak diajak belajar sambil bermain, juga dengan memperkenalkan pertanian kepada anak-anak melalui media buku bacaan anak-anak berbentuk komik/buku bergambar yang telah disiapkan oleh Badan Litbang Pertanian di perpustakaan Rumah Pintar.

     Selain memberikan edukasi dan pengetahuan kepada masyarakat, Badan Litbang Pertanian juga memberikan bantuan kepada 20 Kepala Keluarga berupa tanaman hortikultura diatantaranya berupa tanaman tomat, cabe, sawi, bayam dan lain-lain. Diharapkan dengan adanya dukungan ini, warga sekitaran Raja Ampat dapat memenuhi kebutuhan sayur dan buah untuk keluarga dan rumah tangganya sendiri sehingga kesejahtreraan dan kesehatan warga meningkat. (AYK)  
   

Open House BPTP Papua Barat Menyambut HUT Badan Litbang Pertanian ke-40

Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP) Papua Barat merupakan bagian dari Badan Litbang Pertanian Kementerian Pertanian yang salah satunya berada di Papua Barat menyelenggarakan Open House yang bertema “Agroinovasi Kreativitas Tiada Henti Untuk Kesejahteraan Masyarakat dan Petani” pada hari Senin tanggal 12 Agustus 2014 di Aula BPTP Papua Barat. Kegiatan Open house antara lain menampilkan kegiatan Pengkajian dan Diseminasi serta beberapa komoditas pertanian unggulan yang digunakan dalam implementasi berbagai Program Utama Badan Litbang yang dilaksanakan di wilayah Provinsi Papua Barat. Beberapa kegiatan utama dari BPTP PB yang ditampilkan adalah kegiatan-kegiatan pendampingan (MP3MI, KRPL, SLPTT, PUAP), Kegiatan Diseminasi (Peningkatan Komunikasi Inovasi Teknologi /Penyuluh) dan Kegiatan Unit Pengelolaan Benih Sumber. Semua kegiatan dirancang menjadi 3 area display yaitu (1) kunjungan Outdoor berupa gelar teknologi VUB Padi, gelar teknologi VUB Jagung, gelar teknologi VUB Kedelai,Model Pemanfaatan Pekarangan dalam KRPL dan Pelatihan Sambung Samping Kakao. (2) Kegiatan Ekspose berupa Ekspose Katam Terpadu dan ekspose Pemupukkan Berimbang. (3) Kunjungan Indoor berupa Pemutaran Film/Video, Unit Perpustakaan dan Perpustakaan Digital serta Laboratorium Diseminasi.

Open House BPTP PB dibuka resmi oleh Kepala Balai Pengkajian Teknologi Pertanian Papua Barat yang diwakili oleh Ir. Alimuddin dan dihadiri oleh sekitar 100 orang Peserta yang terdiri dari Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Kab. Manokwari, Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Papua Barat, Dinas Perkebunan, Badan Koordinasi dan Penyuluhan, Sekolah Tinggi Penyuluhan Pertanian, Balai Proteksi Tanaman Pangan dan Hortikultura, Stasiun Karantina Pertanian Kelas II Manokwari, Balai Benih Induk, Balai Pengawasan dan Sertifikasi Benih TPH, BPP Distrik Prafi, BPP Distik Masni, BPP Distrik Sidey, BPP Distrik Oransbari, BPP Distrik Warmare dan berbagai Kelompok Tani.

Dalam sambutan untuk membuka acara Open House, Kepala Balai antara lain menyampaikan bahwa selama 40 tahun keberadaan Badan Litbang Pertanian, berbagai inovasi telah dihasilkan dan aplikasi berbagai inovasi itu telah menjadi pendorong kegiatan pembangunan pertanian di Indoesia. Inovasi yang dihasilkan Badan Litbang Pertanian dirancang untuk bisa menjadi terobosan untuk meningkatkan kualitas maupun produktivitas usaha pertanian serta menjawab berbagai masalah yang dihadapi petani di lahan. Inovasi-inovasi Badan Litbang Pertanian juga selalu dirancang dalam kerangka pembangunan pertanian yang bersifat spesifik lokasi yang tetap mempertimbangkan seluruh potensi sumberdaya pertanian daerah.Oleh karena itu lewat acara Open House, diharapkan berbagai stakeholder pertanian yang hadir bisa lebih dekat lagi mengenal Badan Litbang Pertanian untuk terus meningkatkan kolaborasi kerja dalam rangka semakin meningkatkan kualitas pelayanan pembangunan pertanian. Selanjutnya, kepala BPTP juga menekankan pentingnya sinergi antara peneliti, penyuluh, dan petani dalam pembangunan pertanian sebab ketiga pelaku pertanian tersebut digambarkan sebagai tiga roda penggerak utama dalam pembangunan pertanian. (7ty)  


   

JPAGE_CURRENT_OF_TOTAL

Highlight

banner1
banner2

Forum Litbang/Katalog Online

Kalender Kegiatan

Download