• This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.
  • 62 986 2210832 (telp & fax)

BPTP Papua Barat

  • DIPA BPTP Papua Barat

    DIPA Balai Pengkajian Teknologi Pertanian Papua Barat dapat dilihat dan diunduh pada tautan berikut

    READ MORE
  • Pelepasan Varietas Baru Padi Gogo

    Pada tahun 2017 ini, Konsorsium Penelitian Padi Nasional kembali berhasil melepas varietas unggul baru (VUB) padi gogo. Konsorsium penelitian padi gogo lintas lembaga yang dibentuk oleh Badan Litbang Pertanian pada tahun 2008 ini berhasil melepas tiga VUB padi gogo yaitu INPAGO 12 AGRITAN, IPB 9G dan UNSOED PARIMAS. Ketiga varietas tersebut telah melalui pengujian di delapan lokasi lahan kering yang dilakukan oleh Balai Besar Penelitian Tanaman Padi dibawah Litbang Pertanian, bekerjasama dengan Institut Pertanian Bogor dan Universitas Jenderal Soedirman.

    Varietas INPAGO 12 AGRITAN merupakan padi gogo hasil pemuliaan Badan Litbang Pertanian, memiliki potensi hasil yang tinggi yakni sebesar 10.2 ton/ha, rata-rata hasil 6.7 ton/ha, agak toleran terhadap kekeringan dan keracunan Al yang menjadi masalah di lahan kering masam, dan tahan terhadap beberapa ras penyakit blas, serta memiliki tekstur nasi yang agak pulen.

    Varietas IPB 9G merupakan padi gogo yang dikembangkan oleh Dr. Hajrial Aswidinnoor bersama tim dari Institut Pertanian Bogor. Varietas tersebut memiliki potensi hasil 9.09 ton/ha, dan rata-rata hasil 6.09 ton/ha, tahan terhadap beberapa ras penyakit blas, agak tahan terhadap keracunan Al dan memiliki tekstur nasi pulen.

    Varietas UNSOED PARIMAS merupakan padi gogo yang dihasilkan oleh Prof. Suwarto dan tim dari Universitas Jenderal Soedirman, memiliki potensi hasil 9.40 ton/ha, rata-rata hasil 6.19 ton/ha, tahan terhadap beberapa ras blas, agak tahan terhadap keracunan Al dan kekeringan, dan tekstur nasinya pulen.

    Ketiga varietas baru tersebut diharapkan dapat menjadi pilihan bagi petani untuk meningkatkan produksi padi di lahan kering. Konsorsium padi nasional akan terus berlanjut dalam menghasilkan inovasi pertanian mendukung tercapainya swasembada beras berkelanjutan.

    Sumber

     

    READ MORE
  • SEMINAR BPTP PAPUA BARAT 2017

    Dilaksanakan mulai Senin Tanggal 16 Januari 2017, kegiatan Seminar Hasil dan Seminar Proposal yang diikuti oleh Seluruh Staf Peneliti dan Penyuluh yang ada di Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP) Papua Barat. Kegiatan ini merupakan kegiatan rutin yang dilaksanakan di awal tahun untuk membahas hasil kegiatan yang dilaksanakan di tahun sebelumnya dan kegiatan yang akan dibahas di tahun berjalan. Kepala BPTP Balitbangtan Papua Barat, Ir. Demas Wamaer, MP, dalam rangka pembukaan seminar megemukakan beberapa hal diantaranya  penyusunan rencana kegiatan, seminar proposal dan seminar hasil harus dilaksanakan dengan sebaik-baiknya dan apabila ada perubahan perencanaan diharapkan bisa jelaskan pada saat pelaksanaan seminar agar memperoleh masukan dari peserta seminar serta landasan hukum yang kuat. Selain itu, Kepala Balai juga menegaskan agar kegiatan kegiatan yang akan dilaksanakan berjalan sesuai aturan baik secara administrasi maupun secara teknis.

    kegiatan seminar hasil kegiatan yang telah dilaksanakan pada tahun 2016 adalah sebagai berikut a. Teknologi Spesifik Lokasi Komoditas Strategis sebanyak 2 output teknologi, b. Teknologi Komoditas Strategis yang Terdiseminasi ke Pengguna sebanyak 6 output teknologi, c. Rekomendasi Kebijakan Pembangunan Pertanian Komoditas Strategis sebanyak 1 output rekomendasi, d. Model Pengembangan Inovasi Pertanian Bioindustri Spesifik Lokasi sebanyak 1 output model pengembangan, e. Benih Sumber Padi, Jagung dan Kedelai sebanyak 5 output, f. Teknologi Spesifik lokasi Komoditas Lainnya sebanyak 1 output teknologi. Selanjutnya kegiatan dini ditutup dengan seminar hasil tentang kegiatan Dukungan Manajemen Pengkajian dan Percepatan Diseminasi Inovasi Teknologi Pertanian sebanyak 8 output kegiatan yang disampaikan oleh Kepala Seksi Pelayanan Kerjasama dan Pengkajian, Nicolays Jambang, S.TP, M.Sc.

    Kegiatan yang selanjutnya adalah pembahasan Seminar Proposal kegiatan Tahun 2017 dengan perincian sebagai berikut : a. Teknologi Spesifik Lokasi sebanyak 3 output  teknologi, b. Teknologi Yang Terdiseminasi ke Pengguna yang menghasilkan 4 output teknologi, c. Rekomendasi Kebijakan Pembangunan Pertanian Komoditas Strategis sebanyak 1 output rekomendasi, d. Model Pengembangan Inovasi Pertanian BioIndustri Spesifik Lokasi yang menghasilkan 1 model pengembangan, e. SDG Yang Terkonservasi dan Terdokumentasi yang menghasilkan 17 aksesi SDG, dan sebagai penutup disampaikan materi tentang Layanan Manajemen Pengkajian dan Percepatan Diseminasi Inovasi Teknologi Pertanian berupa RKTM oleh Kepala Sub Bagian Tata Usaha, Ir. H. Alimuddin

    Pada kesempatan seminar ini juga disampaikan arahan dari Koordinator Program BPTP Balitbangtan Papua Barat, Aser Rouw, SP, M.Si, Ph.D yaitu tujuan seminar proposal adalah, untuk memantapkan rencana teknis kegiatan 2017, salah satu tujuan adalah dokumen perencanaan sebagai panduan kegiatan sekaligus tolok ukur monev bisa tersedia dengan baik. Sedangkan tujuan dilaksanakan seminar proposal: Memantapkan sintesa hasil dan pembahasan, Dokumen hasil sebaai tolak ukur indikator kinerja dan mendapatkan perspektif baru perumusan kegiatan tahun 2018. Dijelaskan pula tentang sintesa perencanaan 2018 yang tetap akan dilaksanakan sesuai jadwal, untuk itu diharapkan para peneliti dan penyuluh BPTP Balitbangtan Papua Barat agar dapat mempersiapkannya dengan baik.

    READ MORE